Pria yang Mesum dengan Gadis di Bawah Umur di Sebuah Gubuk di Aceh Utara Dijerat dengan UU Perlindungan Anak

Pria yang Mesum dengan Gadis di Bawah Umur di Sebuah Gubuk di Aceh Utara Dijerat dengan UU Perlindungan Anak

BERITAKINI.CO, Lhoksukon | Penyidik Polres Aceh Utara telah melakukan serangkain pemeriksaan terhadap MTR (25), tersangka pencabulan gadis di bawah umur.

Dia sebelumnya ditangkap Tim Satres Narkoba Polres Aceh Utara dalam sebuah penggerebekan di sebuah gubuk di Gampong Meunasah Rambot, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara pada Kamis, 8 Agustud 2019 lalu.

Polisi sejatinya sedang melakukan operasi penggerebakan karena mendapat informasi bahwa gubuk itu kerap digunakan sebagai tempat untuk pesta narkoba.

Kasat Reskrim Polres Aceh Utara Iptu Rezki Kholiddiansyah, mengatakan, MRT dikenakan pasal berlapis, baik itu Undang-Undang Perlindungan Anak, karena telah mencabuli anak di bawah umur, dan juga Undang-Undang Narkotika, karena yang bersangkutan juga positif pengguna narkoba dan polisi mendapatkan barang bukti lebih dari 1 gram sabu.

Rezki mengatakan, berdasarkan hasil penyelidikan, MRT melancarkan bujuk rayu kepada korbannya, sebut saja bunga (16), untuk berbuat mesum.

Sebelumnya, kata Rezki, korban dan pelaku janjian jalan-jalan ke Pantai Lancok, namun korban diajak mampir ke sebuah gubuk untuk menjumpai temannya terlebih dahulu.

Di gubuk itu, MRT mengonsumsi sabu disaksikan Bunga.

“Setelah itu, Bunga menagih janji untuk ke Pantai Lancok, namun pelaku mengatakan jika ingin ke pantai itu, harus lebih dulu berhubungan layaknya suami istri dengannya,” kata Rezki.

“Karena telah dibujuk-bujuk, korban bersedia melakukan apa yang diinginkan pelaku,” kara Rezki.

Namun, saat sedang aka melakukan itu, polisi datang. Keduanya kaget bukan kepalang. MRT langsung kabur melompat dari jendela gubuk itu tanpa mengenakan pakaian alias telanjang. Sementara Bunga kabur kea rah perumahan warga.

Baca: Polisi Ciduk Pria yang Sedang Mesum dengan Gadis di Bawah Umur di Aceh Utara

“Jadi karena perbuatannya itu, MRT dijerat juga dengan UU Perlindungan Anak,” kata Rezki.

Saat ini, kata Rezki, penyidik sedang melengkapi berkas perkaranya untuk dilimpahkan ke penuntutan.

Rubrik

Komentar

Loading...