Menimbulkan Polemik, Nasir Djamil Nilai Qanun LKS Dibuat Tanpa Fokus

Menimbulkan Polemik, Nasir Djamil Nilai Qanun LKS Dibuat Tanpa Fokus

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Ketua Forum Bersama (Forbes) Anggota DPR dan DPD RI asal Aceh Nasir Djamil menilai Qanun Nomor 11 Tahun 2018 Tentang Lembaga Keuangan Syariah (LKS) merupakan qanun yang dibuat tanpa fokus.

Sehingga pasca dibentuk pada 2018 lalu, kerap menuai pro-kontra, terutama terkait perbankan konvesional dan syariah.

"Berdasarkan tahun kelahirannya, ini qanun saya kira dibuat menjelang tahun politik, sehingga tidak fokus dalam membahas Qanun LKS ini," kata Nasir dalam acara Publik Review Aspek Yuridis Qanun LKS di Hotel Kyriad Muraya, Rabu (30/12/2020).

Menurutnya dalam Qanun LKS  tidak ada tim pengawalan yang mengantar pelaksanaan qanun tersebut, sehingga dalam masa peralihan (implementasi) bank konvensional ke syariah terdapat banyak persoalan.

"Mulai dari peralihan nasabah dari konvensional ke syariah dan peralihan aset bank," ujarnya.

Oleh sebab itu, dia berharap agar DPRA membentuk tim pengawalan Qanun LKS tersebut yang bertujuan untuk mengantar dengan baik implementasi qanun ini.

"Intinya dalam menjalankan Qanun LKS tersebut tidak boleh diputuskan secara sepihak, karena perlu tim yang mengawal jalannya qanun ini, sehingga tidak terjadinya turbulensi ekonomi," kata Nasir Djamil.

Editor
Rubrik

Komentar

Loading...