Meksiko akan Legalkan Ganja untuk Basmi Kartel Narkoba

Meksiko akan Legalkan Ganja untuk Basmi Kartel Narkoba
Meksiko akan legalkan ganja untuk memberantas kartel narkoba (Foto: AFP)

BERITAKINI.CO | Meksiko akan melegalkan ganja sebagai upaya memerangi kartel narkoba yang semakin merajalela di negara itu.

Rancangan undang-undang (RUU) yang juga didukung Presiden Andres Manuel Lopez Obrador itu hampir pasti disetujui oleh majelis tinggi atau Senat. Sebelumnya majelis rendah menyetujui RUU pelegalan ganja dengan memperoleh 316 suara melawan 129.

Anggota parlemen mengatakan UU itu nantinya akan berkontribusi dalam menciptakan perdamaian dan keamanan setelah lebih dari 300.000 orang tewas dalam perang kartel narkoba.

Menciptakan pasar ganja legal dan teregulasi diyakini akan melumpuhkan kekuatan kartel narkoba. Selain itu penjara tak akan diisi oleh kasus kejahatan penggunaan ganja.

Simey Olvera, anggota parlemen dari partai berkuasa, Morena, mengatakan Meksiko sedang membuat sejarah.

"Dengan RUU ini, keyakinan yang salah bahwa ganja merupakan bagian dari masalah serius bagi kesehatan akan dihilangkan," ujarnya, dikutip dari The Sun, Jumat (12/3/2021).

Namun penentangan terhadap RUU juga banyak disuarakan. Mereka khawatir pelegalan ganja akan meningkatkan tingkat konsumsi dan kecanduan.

RUU itu akanmengizinkan penggunaan ganja untuk rekreasi namun memberikan syarat perizinan untuk seluruh rantai produksi, distribusi, transformasi, dan penjualan.

Izin menanam ganja untuk penggunaan pribadi akan diberikan kepada setiap individu, bukan hanya perusahaan. Setiap individu diperbolehkan menanam enam pohon atau maksimal delapan per rumah tangga.

Orang dewasa diperbolehkan menggunakan ganja namun tak boleh memberikannya kepada orang lain apalagi anak-anak. Selain itu setiap orang dilarang membawa lebih dari 28 gram ganja.

Orang yang ketahuan memiliki lebih dari 5,6 kilogram ganja akan menghadapi hukuman penjara.

Pada 2015, Mahkamah Agung Meksiko mendukung penggunaan ganja untuk rekreasi. Empat tahun kemudian pengadilan memerintahkan otoritas membuat undang-undang baru dengan alasan bahwa melarang penggunaannya melanggar konstitusi. Pengadilan memberi waktu kepada parlemen hingga 30 April untuk membahas RUU tersebut.

Meksiko sebelumnya sudah melegalkan ganja untik medis yakni sejak 2017.

Rubrik
Sumber
inews.id
Pidie Jaya-Ramadan

Komentar

Loading...