Massa ‘Serbu’ Kantor Kantor Bupati Aceh Singkil, Ini Tuntutannya

Massa ‘Serbu’ Kantor Kantor Bupati Aceh Singkil, Ini Tuntutannya

BERITAKINI.CO, Singkil | Ratusan warga dari Desa Bukit Harapan, Kecamatan Gunung Meriah; Desa Muara Pea, Kecamatan Kota Baharu; dan Desa Srikayu serta Pea Jambu, Kecamatan Singkohor, Kabupaten Aceh Singkil melancarkan aksi demonstrasi di kantor Bupati Aceh Singkil, Senin (2/12/2019).

Mereka menuntut Bupati Aceh Singkil Dulmusrid memenuhi janjinya untuk menyelesaikan persoalan tapal batas, dan menyerahkan tanah transmigrasi sesuai peta transmigrasi serta mengembalikannya kepada masyarakat seluas 1.550 hektar.

Koordinator Aksi Lin Cianjur mengatakan, sebelumnya bupati telah menandatangani surat yang isinya berjanji akan menyelesaikan kasus sengketa lahan masyarakat dengan perusahaan kelapa sawit PT Nafasindo itu. Di mana persoalan itu telah berlarut-larut sejak 2017 lalu.

“Janji ke janji, namun sampai hari ini akhir tahun 2019 belum juga diselesaikan, karena itu kami menilai mereka itu pembohong. Kami merasa seperti dibola-bola," kata Lin Cianjur.

Kata dia, lahan transmigrasi tidak boleh dikuasai perusahaan, apalagi perusahaan asing. Mereka pun mengancam akan melapor ke Presiden Joko Widodo jika pemerintah daerah tak menyelesaikannya.

"Kami punya data, jika tidak diselesaikan juga kami akan melaporkan ke Presiden dan akan mematok lahan kami secara massal," katanya.

Rubrik

Komentar

Loading...