Masjid Unik Kubah 'Emas' Wakaf Donatur Asal Malaysia Selesai Dibangun di Aceh Tenggara  

Masjid Unik Kubah 'Emas' Wakaf Donatur Asal Malaysia Selesai Dibangun di Aceh Tenggara  

Kutacane |  Masjid yang sempat viral di Aceh Tenggara yang dibangun oleh seorang donatur warga asal negara Malaysia beberapa waktu lalu telah rampung proses pembangunannya.

Masjid yang diwakafkan itu diberi nama masjid Hitam Binti Abdullah yang bangunannya cukup megah berada di desa Kute Buluh, Kecamatan Bambel.

Masjid Hitam Binti Abdullah itu berdiri ditanah seluas hampir setengah hektare dan disampingnya ada air sungai yang mengalir menjadi nilai tambah keunikan serta cukup strategis kaberadaannya.

Pimpinan Yayasan Daarul Ghazali Aceh Tenggara yang juga merupakan Pimpinan Masjid Hitam Binti Abdullah, Tgk Ikramsyah Irwali MA, menyatakan bahwa proses pembangunan masjid tersebut telah rampung sepenuhnya.

Masjid yang berdiri megah itu menyajikan konsep cukup berbeda, karena dipenuhi dengan kaca sekelilingnya dan memiliki pendingin ruangan.

Ditambah lagi kubah berwarna emas diyakini menjadi daya tarik yang berbeda dengan masjid lainnya di Aceh Tenggara.

Tampak dalam Masjid Hitam Binti Abdullah 

Kendati sudah selesai proses pembangunannya, namun donatur atau pewakaf asal negeri Malaysia yang juga merupakan orang tua angkatnya itu juga ingin membuat pagar keliling dan mengaspal halaman masjid tersebut.

"Insya Allah dalam waktu dekat dilakukan proses pembangunannya untuk pagar keliling dikawasan masjid serta pengaspalan akan mulai dikerjakan," kata Ikramsyah Irwali.

Lanjutnya, dalam momentum bulan suci ramadhan ini, Masjid Hitam Binti Abdullah cukup viral dikarenakan banyak jemaah yang merasa unik saat berkunjung di masjid tersebut. 

Bahkan di Aceh Tenggara masjid yang dikelilingi kaca hampir secara keseluruhan sepertinya baru ini. 

Menurutnya, kehadiran masjid yang dibangun dari wakaf donatur asal negara Malaysia kini telah mulai menjadi perbincangan orang banyak, hal itu bukan hanya karena keunikannya.

Namun ada juga sumbangsihnya kepada masyarakat banyak diantaranya program pendidikan gratis dari tingkat Taman Pendidikan Qur’an (TPQ), Taman kanak-kanak (TK) dan Madrasah Ibtidaiyah.

Selanjutnya pendidikan tingkat Tsanawiyah dan Aliyah akan dibuka dan direncanakan tahun 2021 ini.

Tak hanya itu, kata Ikramsyah, bantuan kepada anak yatim atau yatim piatu serta fakir miskin juga mendapat manfaat setiap tahunnya dari kehadiran masjid tersebut hingga membantu untuk ratusan orang.

Dia menjelaskan, selama bulan suci ramadhan 1442 hijriyah ini,  masjid Hitam Binti Abdullah juga menyediakan makanan berbuka puasa atau takjil kepada jemaah dan masyarakat umum. 

Ada ratusan bungkus makanan dan minuman yang disediakan untuk santapan berbuka puasa," ungkap Ikramsyah mengakhiri.[]

Komentar

Loading...