Masih Diamankan di Kantor WH, Begini Kronologi Penangkapan  Wanita Bersuami asal Bireuen Bersama Pria Lain di Pidie

Masih Diamankan di Kantor WH, Begini Kronologi Penangkapan  Wanita Bersuami asal Bireuen Bersama Pria Lain di Pidie

BERITAKINI.CO, Sigli | Pasangan non muhrim asal kecamatan Peudada, Bireuen, yang ditangkap warga Gampong Tunong Tanjong, Kecamatan Padang Tiji, Pidie saat ini masih menjalani pemerikaan oleh Satpol PP-WH Pidie.

Kepala Satpol PP-WH Kabupaten Pidie, Iskandar Abbas kepada BERITAKINI.CO, Rabu (3/10/2018) mengatakan, hasil pemeriksaan semantara diketahui bawah wanita muda berinisial EK (25) sudah bercerai dengan suaminya yang terpaut umur 36 tahun.

Baca: Wanita Bersuami asal Bireuen Diciduk Bersama Pria Lain di Pidie

Percerain dengan suaminya tersebut, kata Iskandar, sudah mendapat putusan dari Mahkamah Syariah (MS) Bireuen.

"Kami sudah mendapatkan akta cerai dari suaminya. Diputuskan MS pada 25 September 2018 lalu," kata Iskandar.

Pengakuan keduanya, sambung dia, sehari sebelum ditangkap warga, pasangan laki-laki berinisial AZ (35) berencana akan berangkat ke Banda Aceh dengan mobil. Numun EK yang sudah mengenal AZ meminta diantar ke rumah keluarganya di Gampong Tunong Tanjong, Padang Tiji.

Setelah mengantar EK ke Padang Tiji, AZ kembali melanjutkan perjalanan menuju Banda Aceh untuk keperluan kerja.

Malam itu, sebelum kembali ke Bireuen, AZ menyempatkan diri singgah di rumah keluarga EK sambil membeli makanan dan istirahat sejenak bersama anggota keluarga di rumah tersebut.

"Kondisi rumah ramai saat itu. Rencana, setelah istirahat, AZ akan melanjutkan perjalanan ke Bireuen sendirian," ujar Iskandar.

Naas, sejumlah warga yang sudah melakukan pengintain terhadap pendatang baru ke gampong tersebut tanpa membuat laporan akhirnya mengamankan mereka.

Saat ditangkap, keduanya berada di dua lakasi terpisah di dalam rumah dengan pakain lengkap. Kondisi seperti itu juga dibenarkan Kapolsek Padang Tiji, AKP Pitriadi yang dihubungi BERITAKINI.CO.

"Mereka mengaku tidak melakukan apa-apa dan saat digerebek warga, mereka berada di lokasi terpisah dan ada anggota keluarga," sambung Iskandar.

Meski begitu, keduanya masih terus dilakukan pemeriksaan dan ditahan di kantor Satpol PP - WH setempat guna penyelidikan lebih lanjut.

Editor
Rubrik

Komentar

Loading...