Masih Beresiko, Pidie Perpanjang Siswa Belajar Daring

Masih Beresiko, Pidie Perpanjang Siswa Belajar Daring

BERITAKINI.CO, Sigli | Dinas Pendidikan Kabupaten Pidie, Kementerian Agama Kabupaten Pidie serta Cabang Dinas Pendidikan Aceh telah menggelar pertemuan dan menyepakati proses belajar tatap muka (BTM) belum bisa dilanjutkan.

"Kita sudah duduk tadi, jadi selama status zonasi Covid19 masih merah dan orange, berarti proses belajar mengajar tetap daring hingga 2 Oktober mendatang," kata Ridwandi yang dihubungi, Kamis (17/9/2020).

Keputusan itu diambil, kata Ridwandi merujuk pada Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 menteri Tentang Penyesuaian Kebijakan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid19.

Di dalam SKB tersebut ditegaskan bahwa satuan pendidikan di zona kuning dan hijau yang boleh melakukan pembelajaran tatap muka secara bertahap.

SKB 4 Menteri ini merupakan revisi dari SKB sebelumnya tentang penyelenggaraan pembelajaran selama masa pandemi. SKB sebelumnya disebutkan hanya sekolah di zona hijau yang boleh dibuka dengan izin dari pemerintah daerah. Namun, di dalam SKB revisi ini sekolah di zona kuning juga diizinkan dibuka.

"Kecuali sudah turun status menjadi hijau atau kuning baru dilanjutkan dengan proses belajar tatap muka," timpa Ridwandi.

Ia menambahkan, meski setiap sekolah sudah dilengkapi sejumlah fasilitas pencegahan penyebaran virus Corona dengan memanfaatkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), pihaknya tidak mengambil resiko dan mengangkangi SKB 4 menteri dengan membuka kembali belajar tatap muka.

"Jika kita paksakan melanjutkan belajar tatap muka, jika ada kasus siapa yang bertanggungjawab, sementara SKB 4 menteri jelas disebutkan zona orange tidak boleh BTM," katanya.

Sebelumnya pemerintah telah menghentikan BTM selama 14 terhitung sejak 4 September 2020 lalu menyusul Kabupaten Pidie masuk dalam satu daerah beresiko terhadap penyebaran Corona.

Rubrik

Komentar

Loading...