Mangsa Ternak Warga, Harimau Sumatera Dihalau dengan Ritual Doa di Aceh Jaya

Mangsa Ternak Warga, Harimau Sumatera Dihalau dengan Ritual Doa di Aceh Jaya
Ritual doa menghalau harimau. (Dok BKSDA Aceh)

BERITAKINI.CO | Tim gabungan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Aceh wilayah II Subulussalam Resort 13 Meulaboh bekerjasama dengan Wildlife Conservation Society melakukan penghalauan terhadap seekor harimau Sumatera di Kabupaten Aceh Jaya.

Penghalauan berawal dari laporan masyarakat bahwa ada ternak warga di Desa Buket Keumuning, Kecamatan Pasie Raya, Aceh Jaya, yang dimangsa Harimau. Kepala Desa setempat, Raja Anshari, menyebutkan harimau Sumatera pekan lalu sempat turun ke pemukiman warga dan memangsa seekor anak sapi.

“Adapun upaya yang dilakukan oleh tim di lokasi, di antaranya berkoordinasi dengan Polsek Pasie Raja dan Pihak Kecamatan serta masyarakat Desa Buket Keumuneng. Kita melakukan groundcheck (pengecekan) lokasi harimau sumatera yang memangsa ternak sapi,” terang Kepala BKSDA Aceh, Sapto Aji Prabowo, Kamis (14/2/2019).

Kata dia, penghalauan dilakukan dengan pendekatan kearifan lokal melalui doa yang dilakukan oleh Pawang Harimau Sumatera BKSDA Aceh, Sarwani dan mensosialisasikan Call Center BKSDA Aceh kepada masyarakat untuk dapat melaporkan apabila ada harimau yang turun di wilayah mereka.

“Hasil pengecekan di lokasi, ditemukan jejak Harimau yang sudah mulai mengering. Harimau Sumatera (Panthera Tigris Sumatrae) merupakan salah satu jenis satwa liar yang dilindungi dari kelompok mamalia famili Hominidae,” tambahnya.

Dalam katergori IUCN Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) berstatus kritis/critically endangered dengan penyebaran/distribusi hampir seluruh kawasan hutan di Pulau Sumatera dengan distribusi populasi terbesar mulai dari Provinsi Aceh, Riau, Sumatera Selatan, Jambi, Bengkulu hingga ke Lampung.

Upaya penghalauan seekor Harimau Sumatera dilaksanakan berpedoman kepada Peraturan Menteri Kehutanan Nomor: P.48/MENHUT-II/2008 tentang Pedoman Penanganan Konflik Antara Manusia dan Satwa Liar.

“Kami sangat mengapresiasi upaya masyarakat yang melaporkan kejadian ke petugas BKSDA Aceh di Aceh Barat agar dapat diambil upaya penanganan yang tepat sehingga tidak menimbulkan dampak yang negatif baik bagi Harimau Sumatera itu sendiri maupun masyarakat pemilik hewan ternak,” tandas Sapto.

Rubrik
Sumber
METRO24JAM.COM
BANK ACEH IDUL ADHA

Komentar

Loading...