Maju Sebagai Bakal Calon Rektor, Dr. Syahrul Ingin Bawa Unsyiah Masuk World Class University

Maju Sebagai Bakal Calon Rektor, Dr. Syahrul Ingin Bawa Unsyiah Masuk World Class University
Dr. Syahrul saat menyampaikan rencana pencalonannya sebagai rektor Unsyiah | BERITAKINI.CO/Dadang Heryanto

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Dr. Syahrul SpS-(K) menggelar silaturahmi dengan sejumlah tokoh Aceh di Ballroom Hotel Hermes Palace, Banda Aceh, Senin (16/10/2017).

Momentum ini sekaligus dirangkai dengan penyampaian rencana pencalonannya sebagai Rektor Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Periode 2018-2022.

Pertemuan itu dihadiri banyak tokoh Aceh, baik dari kalangan akademisi maupun politik.

Tampak di antaranya, mantan Gubernur Aceh Syamsuddin Mahmud, mantan Sekda Aceh Tantawi Ishak, mantan Ketua DPRA Muhammad Yus, Rektor UIN Ar-Raniry Farid Wajidi, Ketua DPD PDI-P Karimun Usman, dan sejumlah anggota DPRA antara lain, Abdurahman Ahmad, Ibrahim dan Tanwir Mahdi.

Syahrul menyampaikan rasa terimakasihnya kepada tokoh politik dan akademik yang hadir di silaturahmi tersebut.

"Kami sadar, tak mungkin sebuah universitas itu akan berjalan sendiri tanpa ada suporrt dari semua elemen, terutama para tokoh akademik dan politik," kata Syahrul.

Di hadapan hadirin, Syahrul mengungkapkan motivasinya untuk menjadi rektor. Menurut dia, diusia yang sudah 58 tahun, sejatinya Unsyiah telah berdiri dalam kelompok universitas terkemuka di dunia.

Tapi fakta hari ini, universitas-universitas terkemuka di dunia saat ini masih didominasi oleh Amerika dan Eropa. Sementara untuk Asia, ada di Jepang dan Korea Selatan.

Jika dikerucutkan lagi, kata Syahrul, untuk kawasan Asia Tenggara, universitas terbaiknya ada di Singapura.

"Di Indonesia pun juga kita tanya dimana unversitas terbaik, orang selalu menyebut, Universitas Indonesia, Universitas Gajah Mada, ITB, ITS, Undip, Pajajaran, IPB," kata mantan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Zainal Abidin ini.

"Pertanyaannya, dimana posisi Unsyiah sekarang."

Hal itu pula, kata Syahrul, yang sering dipertanyakan para alumni Unsyiah kepadanya. Dengan usia yang sudah 58 tahun, Unsyiah harusnya itu sudah masuk dalam lingkungan universitas kelas dunia.

"Seharusnya kita sudah masuk 500 besar dunia, atau kelompok World Class Universty," kata Syahrul yang juga pernah memimpin RS Meuraxa sejak 2015 hingga April 2017 itu.

Hal ini, kata Syahrul salah satunya yang mendorong dia ingin mewakafkan waktu dan tenaganya untuk memajukan Unsyiah.

Seperti diketahui, masa kepemimpinan Rektor Unsyiah Samsul Rizal akan berakhir pada Februari 2018 mendatang. Informasi yang dihimpun BERITAKINI.CO, Samsul Rizal disebut-sebut akan kembali maju sebagai calon rektor.

Sejauh ini, baru nama Samsul Rizal dan Syahrul yang mengisi bursa bakal calon rektor. Sementara, para calon rektor nantinya akan berebut suara anggota senat ditambah hak suara kementerian yakni sebanyak 35 persen dari total jumlah anggota senat.(*)

Rubrik

Komentar

Loading...