Mahkamah Syar’iyah Jantho Adili Delapan Perkara Pemerkosaan Sepanjang 2020

Mahkamah Syar’iyah Jantho Adili Delapan Perkara Pemerkosaan Sepanjang 2020

BERITAKINI.CO, Jantho | Sedikitnya delapan kasus pemerkosaan terjadi di Aceh Besar sepanjang 2020, jika merujuk pada data perkara yang telah ditangani Mahkamah Syar’iyah Jantho.

Angka ini meningkat tajam jika dibanding 2019 di mana Mahkamah Syar’iyah Jantho sama sekali tak menangani kasus pemerkosaan.

Ketua Mahkamah Syar’iyah Jantho Siti Salwa SHI MH melalui Humas Tgk Murtadha Lc mengatakan,, secara keseluruhan, perkara pidana Islam (Jinayat) juga mengalami kenaikan sepanjang 2020.

Total Mahkamah Syar’iyah Jantho menangani sebanyak 22 perkara, masing-masing, Pemerkosaan 8 perkara, Ikhtilat 4 perkara, Maisir (judi) 3 perkara, Zina 5 perkara, Liwath 1 perkara, Khalwat 1 perkara dan Pelecehan Seksual 1 perkara.

Sedangkan pada 2019 Mahkamah Syar’iyah Jantho mengadili 18 jinayat yakni Zina 7 perkara, Ikhtilat 6 perkara, Pelecehan Seksual 1 perkara, serta Maisir 4 perkara.

“Untuk hukuman pun beragam mulai dari cambuk hingga penjara,” terang Tgk Murtadha Lc, Selasa (22/12/2020).

Murtadha mengatakan, dari total 22 perkara pada 2020, sebanyak lima di antaranya merupakan perkara menonjol terdiri dari dua perkara pemerkosaan yang dilakukan oleh mahramnya yaitu terdakwa ayah dan paman kandung sebagai pelaku.

Satu perkara pemerkosaan terhadap korban disabilitas dengan pelaku lansia, satu perkara zina yang dilakukan oleh pelaku yang cacat akibat kecelakaan, dan satu perkara liwath (sodomi) di mana korban dan pelaku masih sama-sama di bawah umur.

Rubrik

Komentar

Loading...