Mahasiswa Datangi Kejari Aceh Tenggara Pertanyakan Tindaklanjut Kasus Korupsi di UGL

Mahasiswa Datangi Kejari Aceh Tenggara Pertanyakan Tindaklanjut Kasus Korupsi di UGL

BERITAKINI.CO, Kutacane | Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Gunung Leuser (UGL) mendatangi Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Tenggara, Kamis (22/4/2021).

Kedatangan mereka untuk mempertanyakan perkembangan penyidikan kasus korupsi dana perkuliahan di perguruan tinggi tersebut.

Lihat: Dugaan Penyelewengan Dana Perkuliahan di UGL, Kejari Aceh Tenggara Temukan Indikasi Kerugian Negara Rp 3,2 Miliar 

Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Tenggara Syaifullah kepada mahasiswa menjelaskan, kasus tersebut masih terus ditangani dan statusnya sudah sampai pada tahap penyidikan.

“Karena sudah ada bukti-bukti yang ditemukan sehingga mengakibatkan terjadinya indikasi kerugian negara dalam penggunaan anggaran yang masuk dan dikelola oleh Yayasan UGL tersebut," katanya.

Dijelaskannya, kendati sudah ditingkatkan kke tahap penyidikan, namun hingga saat ini jaksa belum bisa menetapkan tersangka.

Hal itu karena penyidik kejaksaan masih harus berkoordinasi untuk melakukan perhitungan kerugian negara (PKN). 

“Apakah nanti kerugian pasti akan dihitung oleh tim BPKP Perwakilan Aceh atau auditor APIP," jelasnya.

Dia pun meminta mahasiswa untuk memberikan waktu pada penyidik untuk bekerja.

"Insya Allah dan doakan penyidik sudah menetapkan siapa saja tersangka atas kasus penyelewengan anggaran perkuliahan UGL itu dalam dua bulan ke depan," ungkapnya.

Rubrik

Komentar

Loading...