LSM Sorot Dana Renovasi Ruang Kerja Bupati Agara Rp 1,4 Miliar

LSM Sorot Dana Renovasi Ruang Kerja Bupati Agara Rp 1,4 Miliar

BERITKINI.CO, Kutacane | Sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Kabupaten Aceh Tenggara menyorot penggunaan anggaran daerah untuk renovasi interior ruang kerja bupati dan wakil bupati setempat senilai Rp 1,4 miliar lebih.

Anggaran yang sangat besar tersebut dinilai hanya pemborosan dan tidak mempunyai multiefex bagi peningkatan ekonomi masyarakat.

"Rehab interior ruang kerja bupati, wakil bupati, dan oproom Setdakab Agara itu sudah dikerjakan pada tahun 2016 lalu, jadi itu bukan skala prioritas,” kata ketua LPK, Datuk Raja Mat Dewa, Jumat (12/10/2018).

Baca: Pemkab Agara Beli Inova dan CRV untuk Kendaraan Dinas Istri Bupati dan Wabup

Seharusnya, kata dia, pemkab lebih memprioritaskan program yang berkaitan langsung untuk peningkatan ekonomi masyarakat.

“Apalagi saat ini masih banyak masyarakat yang sangat membutuhkan kebijakan anggaran pemerintah untuk keluar dari jurang kemiskinan," ungkap Datuk.

Hal senada juga diutarakan pegiat LSM lain, Kasirin Sekedang. Kata dia, Bupati Agara Raidin Pinem dalam berbagai kesempatan kerap menyatakan kondisi APBK Agara 2018 mengalami defisit hingga puluhan miliar.

Namun, kenyataanya pemborosan anggaran telah dilakukan Pemkab Agara pada beberapa proyek fisik termasuk rehap pendopo bupati yang saat ini sedang dikerjakan.

“Anggaran yang dialokasikan untuk rehap tempat tinggal pimpinan daerah itu mencapai Rp 2 miliar,” kata dia.

Terkait hal itu, Kabag Umum Setdakab Agara, Rusli, dikonfirmasi BERITAKINI.CO membenarkan jika pendopo dan ruang kerja bupati dan wakil bupati sedang direhap.

“Untuk rehab pendopo biayanya dari APBK 2018 sebesar Rp 2 miliar, sedangkan rehab interior ruang kerja bupati, wakil bupati dananya sekitar Rp 1,4 miliar lebih," sebutnya. | JUPRI

Rubrik

Komentar

Loading...