LPLA Laporkan Dugaan Persekongkolan Tender Paket MYC ke KPPU

LPLA Laporkan Dugaan Persekongkolan Tender Paket MYC ke KPPU

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Lembaga Pemantau Lelang Aceh (LPLA) melaporkan dugaan persekongkolan Tender paket Multi Year Contract (MYC) ke Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Perwakilan Medan, Selasa (12/1/2021).

Baca: 

Hal itu setelah Dinas PUPR Aceh tetap melakukan penandatanganan kontrak meskipun Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Aceh telah merekomendasikan agar penetapan proyek dibatalkan dan proyek-proyek itu ditender ulang.

Mereka disebut mengabaikan temuan BPKP Aceh terkait dugaan persekongkolan pada empat paket proyek MYC tersebut.

Di samping itu, BPKP juga telah mengoreksi Harga Perhitungan Sendiri (HPS) 10 dari 15 paket MYC senilai Rp 145 miliar.

“Kami telah laporkan, KPPU menanggapi permasalahan ini secara serius karena menyangkut uang negara dalam jumlah sangat besar,” kata Koordinator LPLA, Nasruddin Bahar kepada BERITAKINI.CO.

Jika laporan tersebut terbukti kata Nasruddin, KPPU akan mengeluarkan rekomendasi pembatalan tender dan segera dilakukan tender ulang ke 15 paket MYC tersebut.

Rubrik

Komentar

Loading...