Lokasi Proyek Gedung KONI Aceh Disegel

Lokasi Proyek Gedung KONI Aceh Disegel
Gerbang lokasi proyek pembangunan Gedung KONI Aceh disegel | Foto: BERITAKINI.CO/Muhammad Rahmadhan

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Lokasi proyek pembangunan gedung KONI Aceh di Jalan Dimurthala, Kota Baru, Kuta Alam, Kota Banda Aceh, disegel.

Pantauan BERITAKINI.CO, lokasi itu disegel menggunakan security line bertuliskan “Do Not Cross” atau dilarang masuk, yang dipasang di pintu seng yang ada di sana. Gerbang utama untuk masuk ke lokasi proyek itu juga digembok menggunakan rantai.

Belum diketahui pihak mana yang melakukan penyegelan dan apa yang mendasari lokasi proyek pemerintah itu disegel.

Sementara Sekretaris KONI Aceh Nasir yang dikonfirmasi mengatakan telah mendengar ihwal penyegelan itu. “Sepertinya yang menyegel dari pihak Kodam,” katanya pada BERITAKINI.CO, Sabtu (27/7/2019).

Menurut informasi yang diperoleh M Nasir, penyegelan karena berkaitan dengan persoalan lahan.

M Nasir hanya mengetahui bahwa proyek pembangunan Gedung KONI Aceh merupakan proyek bantuan Pemerintah Aceh melalui Dispora, dan KONI Aceh hanya sebagai penerima manfaat.

Soal lahan, kata M Nasir, yang diketahui pihaknya bahwa lahan di lokasi itu telah ditempati KONI sejak tahun 60-an.

“Pembangunan proyek itu baru dimulai. Pekerjaan sepertinya sudah mau mulai pasang cakar ayam. Pagu anggaran 2019 senilai Rp 4 miliar kalau tidak salah,” katanya.

Menurut M Nasir, lahan itu awalnya diketahui milik Bulog, lalu diserahkan ke KONI. “Kita melanjutkan menempati,” katanya.

“Tapi Pemerintah yang tahu seperti apa status tanah itu.”

Menurut M Nasir, persoalan ini juga sudah sampai ke ke KONI Pusat. “Kita memang akan menghadap untuk menjelaskan hal ini,” katanya.

Sementara penelusuran BERITAKINI.CO, proyek Gedung KONI Aceh ini merupakan pembangunan tahap I.

Rekanan pelaksana proyek itu adalah PT Bangun Rezeki Inddi Makmur dengan nilai kontrak Rp 3,6 miliar lebih dari pagu Rp 4 miliar. 

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Aceh Darmansah yang dikonfirmasi membenarkan jika gerbang menuju lokasi proyek itu disegel.

Dia juga membenarkan bahwa yang melakukan itu adalah pihak dari Kodam.

"Memang sudah datang dari pihak Kodam ke Dispora meminta agar proyek itu dihentikan sementara sampai ada keputusan lebih lanjut," kata Darmansah.

Rubrik

Komentar

Loading...