Lintah Darat Eksis Puluhan Tahun di Aceh Singkil, Al Hidayat: Jika Pemerintah Serius, Tak Sulit Diberantas

Lintah Darat Eksis Puluhan Tahun di Aceh Singkil, Al Hidayat: Jika Pemerintah Serius, Tak Sulit Diberantas
Anggota Komisi II DPRK Aceh Singkil, Al Hidayat

BERITAKINI.CO, Singkil | Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPRK) Aceh Singkil, Al Hidayat mengatakan tak sulit memberantas praktik rentenir yang saat ini masih terus eksis di kabupaten itu, khususnya di Kecamatan Gunung Meriah.

Pemerintah melalui Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM, misalnya, dapat mengelompokkan masyarakat bedasarkan usahanya melalui koperasi yang legal.

"Pembinaan berkelanjutan sangat penting untuk peningkatan pendapatan masyarakat. Termasuk pemahaman mengelola keuangan," katanya, Kamis (18/2/2021).

Lihat juga: Lintah Darat Gentayangan di Aceh Singkil

Pemerintah juga bisa bekerja sama dengan Bank Aceh untuk menyalurkan kredit lunak dengan admistrasi tak berbelit-belit serta bunga tak terlalu mencekik.

"Kerjasama di Bank Aceh itu cukup punya peluang, apalagi kita memiliki penyertaan modal di bank tersebut," terangnya.

Politisi PBB itu mengatakan, tidak bisa sepenuhnya menyalahkan masyarakat yang mengunakan jasa rentenir, sementara belum ada solusi yang di siapkan.

Lihat: Lintah Darat Eksis di Aceh Singkil, Begini Kata Bupati Dulmusrid

“Apalagi peminjam uang kepada rentenir ini cukup mudah dan tidak berbelit- belit seperti koperasi atau perbankan resmi,” katanya.

Hidayat mengaku bahwa sudah pernah menyampaikan gagasan itu kepada Disperindagkop dan UKM Aceh Singkil, karena memang dinas itu termasuk mitra komisi II.

"Dalam rapat komisi untuk memeriksa kelengkapan izin koperasi yang beroperasi di wilayah Kabupaten Aceh Singkil namun belum ada tindaklanjut sampai saat ini," katanya.

Apalagi, kata dia, praktek ini kebanyakan datang dari luar daerah, terkadang tanpa kantor resmi, tapi bisa eksis di Aceh Singkil.

Untuk itu, kata dia, komisi II berencana akan menggelar rapat pendapat dengan instansi terkait membahas perihal tersebut.

"Tentunya akan kami panggil pihak terkait membicarakan berapa sebetulnya jumlah koperasi legal di bawah pengawasan dinas, membahas hingga mencari solusi mengatasi lintah darat ini," katanya.

Rubrik

Komentar

Loading...