Limbah Mengalir ke Sungai, AMPPAS Desak Pemerintah Aceh Tindak Tegas PT Socfindo

Limbah Mengalir ke Sungai, AMPPAS Desak Pemerintah Aceh Tindak Tegas PT Socfindo

BERITAKINI.CO | Aliansi Mahasiswa Pemuda Peduli Aceh Singkil (AMPPAS) meminta Pemerintah Aceh turun tangan dan menindak tegas PT Socfindo. Mereka menilai perusahaan itu telah mencemari lingkungan, khususnya Sungai Lae Cinendang.

Desakan itu disuarakan dalam aksi unjukrasa di kantor Gubernur Aceh, Rabu (17/10/2018).

Koordinator Aksi Rahmadin mengatakan, PT Socfindo ini telah melanggar aturan, karena limbah perusahaan ini diduga dibuang ke sungai tanpa izin.

Lihat: [VIDEO] Penampakan Tanggul PT Socfindo Jebol di Aceh Singkil, Limbah Mengalir ke Sungai

“Kami menilai pemerintah daerah dan DPRK Aceh Singkil selama ini terkesan tutup mata dengan aksi pabrik kelapa sawit itu yang membuang limbah sembarangan ke sungai,” kata Rahmadin.

Padahal, menurut Rahmadin, Pasal 104 Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup jelas menegaskan bahwa setiap orang yang melakukan dumping limbah atau bahan ke media lingkungan hidup tanpa izin, dipidana dengan pidana penjara paling lama 3 tahun dan denda paling banyak Rp 3 miliar.

“Buktinya belum ada tindakan tegas dari pemkab mengatasi masalah ini,” katanya.

Sementara saat ini, kata Rahmadin, masyarakat yang menggunakan dan memanfaatkan sungai untuk kebutuhan sehari-hari, sudah menjadi korban. Di samping pembuangan limbah cair ke sungai Lae Cinendang juga merusak ekosistem.

Baca: Limbah PT Socfindo Mengalir ke Sungai Cinendang di Singkil, Warga Mulai Gatal-Gatal

“Kita memang butuh pembangunan, namun pembangunan haruslah berwawasan lingkungan. Pembangunan harus bertujuan menyejahterakan rakyat,” katanya.

DPRK, katanya, yang seharusnya melakukan pengawasan, juga tidak berbuat dan seakan tidak tahu menahu.

“Kita patut curiga mengapa hal ini seakan dibiarkan,” katanya.

Itulah sebabnya, Penanggungjawab aksi Zulkarnain Pohan menambahkan, mereka meminta Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah untuk mengambil tindakan tegas.

“Kami berharap Pemerintah Aceh memberikan sanksi tegas untukmemberi efek jera kepada perusahaan-perusahaan yang sudah melanggar hukum dan  membuang limbah sembarangan,” katanya.

Kepada pengunjukrasa, Kabag Humas Pemerintah Aceh Saifullah Abdul Gani  mengatakan akan menyampaikan aspirasi mereka kepada Plt Gubernur Aceh.

Rubrik

Komentar

Loading...