Situs PLTD Apung Ramai Dikunjungi Pelancong, Berkah Bagi Pedagang Souvenir

Situs PLTD Apung Ramai Dikunjungi Pelancong, Berkah Bagi Pedagang Souvenir

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Objek-objek wisata di Banda Aceh mencatat lonjakan pengunjung jelang akhir tahun. 

Salah satunya adalah situs tsunami PLTD Apung, di Gampong Punge Blangcut, Kecamatan Jaya Baru. 

Siang tadi, BERITAKINI.CO mampir ke sana. Tampak para pelancong memadati areal PLTD Apung yang merupakan saksi bisu ganasnya tsunami menerjang Aceh itu.

Petugas pemandu di PLTD Apung, Herlina mengatakan, jumlah pengunjung berangsur-angsur meningkat sepanjang Desember 2018. Tak hanya wisatawan domestik, tapi juga mancanegara.

Dalam sepekan terakhir, kata Herlina, jumlah pengunjung tercatat mencapai dua ribuan orang.

"Peningkatan cukup tajam pada saat peringatan gempa dan tsunami 26 Desember 2018 lalu," katanya.

Dari catatan yang ada, kata Herlina, para wisatawan yang datang ke situs itu berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

"Kalau yang mancanegara itu ada dari Malaysia, China, Jepang, dan sejumlah negara Eropa," ungkapnya.

Meski merupakan objek bersejarah, tapi pengunjung tidak dikenakan biaya masuk saat melancong ke PLTD Kapal Apung. "Hanya bayar parkir dua ribu rupiah dan sumbangan seikhlasnya saja," katanya.

Ramainya para pelancong ini menjadi berkah bagi pedagang souvernir. Para pelancong tampak ramai-ramai melirik aneka cenderamata yang dijual di outlate-outlet di sana.

"Pengujung memang tidak susah payah untuk mencari oleh-oleh, karena di sekitar Kapal Apung sudah tersedia beberapa outlet souvenir Aceh," kata Herlina.

Seperti diketahui, Kapal PLTD Apung memiliki panjang 63 meter dan berbobot 2.600 ton. Kapal yang semula disiagakan di Pelabuhan Ulee Lheue ini menjadi saksi bisu tragedi tsunami yang melanda Aceh pada 2004 silam.

Kapal itu dihempas gelombang laut sekitar lima kilometer ke daratan dan teronggok di pemukiman pendududk di Gampong Punge Blang Cut, Banda Aceh. | AHLUL NAZAR

Pemprov Aceh

Komentar

Loading...