Lecehkan Gadis 17 Tahun, Ketua KNPI Banda Baro Ditangkap di Aceh Utara

Lecehkan Gadis 17 Tahun, Ketua KNPI Banda Baro Ditangkap di Aceh Utara

BERITAKINI.CO, Lhokseumawe | Petugas Satreskrim Polres Lhokseumawe tangkap oknum Ketua KNPI Kecamatan Banda Baro, Aceh Utara terkait kasus pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur.

NZ (34) warga Kecamatan Banda Baro, Aceh Utara, ditangkap berdasarkan laporan orangtua korban sebut saja Bunga (17). 

Kanit PPA Polres Lhokseumawe Ipda Lilisma Suryani dalam konferensi pers mengungkapkan, kasus tersebut terjadi pada Minggu, 27 Oktober 2019, di rumah nenek korban di kecamatan itu.

"Tersangka NZ tak melakukan persetubuhan hanya pelecehan seksual, dan telah terjadi kepada empat korban, yaitu terhadap ibu kandung korban, sepupu korban yang masih berumur 17 tahun, dan teman korban 17 tahun," ungkap Lilisma, Kamis (5/12/2019).

Tersangka NZ adalah merupakan tetangga korban bahkan sudah seperti keluarga.

Kata Lilisma, pengakuan korban, hal itu terjadi sudah dua kali, pertama kali terjadi di rumah korban pada saat itu posisinya di dapur.

“Saat itu korban sedang menyeduhkan segelas teh untuk NZ. Diduga pelecehan itu terjadi NZ dengan nekat meraba bagian bokong korban,” katanya.

Kali keduanya terjadi di rumah nenek korban, dengan kebetulan korban saat itu sedang di rumah neneknya. NZ datang ke ruamah nenek korban untuk mengambil iuran sumur bor.

"Karena tak ada neneknya di rumah, NZ memanfaatkan keadaan untuk melakukan hal bejatnya itu, pada saat itu korban tak mengenakan jilbab, karena ingin keluar rumah korban masuk ke kamar ingin mengenakan jilbab terlebih dahulu," katanya.

Pada saat korban masuk kamar, dan NZ juga ikut masuk ke kamar, setelah NZ sudah berhasil masuk ke kamar NZ melakukan kembali kelakuan pelecehan itu terhadap korban.

"Korban sempat minta tolong, jeritan minta tolong itu hanya didengar oleh sepupu korban yang saat itu sedang menonton tv di ruang tamu, karena sudah dilihat oleh sepupunya, perbuatannya dihentikan, dan NZ pergi begitu saja," ujarnya.

Karena tak terima korban menceritakan hal itu kepada keluarganya.

"Setelah mendengar cerita itu, terungkap bahwa ia melakukan pelecehan itu sudah terjadi pada ibu kandung korban terlebih dahulu, namun ibu korban tak melapor polis karena sudah terjadi pada anak kandungnya tak terima orang tuanya melapor ke polisi," katanya.

Setelah melapor hal tersebut, dan selanjutnya terungkap bahwa NZ diduga juga telah melakukan perlecehan korban lainya, teman korban dan sepupu korban.

"NZ kita tangkap pada hari Sabtu, 23 November 2019 sore, dan saat ini sudah kita amankan di Mapolres Lhokseumawe, guna penyelidikan lebih lanjut," katanya.

Rubrik

Komentar

Loading...