Lawatan ke Aceh, PSS Sleman Tanpa Sejumlah Pilar Utama

Lawatan ke Aceh, PSS Sleman Tanpa Sejumlah Pilar Utama

BERITAKINI.CO | PSS Sleman dipastikan tidak diperkuat oleh skuat terbaiknya dalam lawatan berat ke kandang Persiraja Banda Aceh, untuk mengarungi lanjutan babak 8 besar Liga 2 2018, di Stadion H Dimurthala, Banda Aceh, Kamis (1/11/2018).

Dalam susunan 18 pemain yang disertakan, praktis tidak ada nama Bagus Nirwanto, Dave Mustaine dan Asyraq Gufron, yang terkena sanksi akumulasi kartu.

Sementara Rangga Muslim, Arie Sandy, serta Irkham Mila, harus menepi karena cedera.

Untuk mengisi posisi Gufron, Pelatih Kepala PSS, Seto Nurdiantoro memilih nama Hamdan Zamzani dan Jodi Kustiawan, yang sejatinya belum lama turun dari meja perawatan.

Sedangkan tempat Bagus di fullback kanan, bakal ditempati Akbar Zakaria.

Kemudian, Rifal Lastori yang tidak disertakan saat tandang melawan Persita Tangerang Jumat (26/10/2018) lalu, kembali masuk skuat, diproyeksikan mengganti posisi yang ditinggalkan Rangga.

Namun, absennya Arie Sandy patut mendapat sorotan tersendiri.

Ya, menurut hasil MRI yang telah dilakukan dokter tim, gelandang 21 tahun tersebut mengalami robek ACL dan membutuhkan waktu lama untuk pemulihan.

Tidak tanggung-tanggung, untuk pemulihan awal, ia harus beristirahat penuh selama tiga pekan.

"Arie Sandy kemungkinan (tidak bisa bermain) sampai kompetisi berakhir. Tapi, kita masih punya Amarzukih untuk mengisi posisi tersebut, walaupun tipikalnya berbeda. Lalu, masih ada Taufik (Febrianto) juga, meski masih minim jam terbang," ucapnya.

Meski memiliki kedalaman skuat yang terbilang sangat mumpuni, berkat kehadiran enam pemain baru dalam bursa transfer jelang babak 8 besar lalu, Seto tidak memungkiri, absennya sejumlah pilar inti ini, tetap berpengaruh pada persiapan timnya.

"Jelas mempengaruhi, pengaruh itu tentu ada. Tapi, kita akan coba maksimalkan materi yang ada, yang harus kita olah kan di situ. Harus yakin," tambahnya.

Pasukan Super Elang Jawa sendiri telah bertolak ke Banda Aceh pada Selasa (30/10/2018) pagi.

PSS Sleman berangkat dengan motivasi tinggi, untuk melanjutkan tren positif, setelah sukses mencuri satu poin di Tangerang, di laga perdananya di babak 8 besar.

Akan tetapi, melihat permainan tim besutannya saat meladeni Persita, ia mengakui, masih terdapat banyak kekurangan yang harus segera dibenahi.

Menurutnya, evaluasi paling utama adalah jarak antar lini yang seringkali masih terlampau jauh.

"Lalu, inisiatif di lini depan. Kita coba nanti, kita berikan pandangan-pandangan, mengulangi lagi seperti apa mereka harus bermain, agar jarak itu tetap terjaga, kemudian ada improvisasi," pungkasnya.

Rubrik
Sumber
tribunnews.com

Komentar

Loading...