Lapak Dagangan Pantai Mantak Tari Dibakar dan Obrak-abrik Massa, Begini Kata Wabup Pidie

Lapak Dagangan Pantai Mantak Tari Dibakar dan Obrak-abrik Massa, Begini Kata Wabup Pidie

BERITAKINI.CO, Sigli | Wakil Bupati Pidie Fadhlullah TM Daud mengatakan, Pemerintah Kabupaten Pidie sesungguhnya telah berulang kali melakukan pertemuan dengan masyarakat di sekitar Pantai Mantak Tari, Kecamatan Simpang Tiga, Kabupaten Pidie, untuk mencari solusi atas penutupan paksa lokasi wisata itu.

Namun ternyata upaya penyelesaian belum berjalan maksimal. Alhasil, pada Minggu, 8 September 2019, massa pun turun ke pantai itu dan merusak lapak-lapak dagangan yang ada di sana.

Baca: Lapak Pedagang Pantai Mantak Tari Dibakar dan Dirusak Massa

Dalam beberapa pertemuan antara perwakilan pemerintah dengan tokoh dan aparatur gampong, kata dia, pihaknya kerap manyampaikan bahwa konsep wisata yang ingin dikembangkan di Pidie berbasis wisata halal.

Sehingga, baik pemerintah dan masyarakat bisa sama-sama menjaga agar wisata islami yang dibangun tetap terjaga dengan baik.

Apalagi sektor wisata merupakan salah satu peluang ekonomi bagi masyarakat yang sangat menjanjikan dan kesempatan itu sangat didukung oleh masyarakat.

"Cuma ada polemik di tengah-tengah masyarakat. Kemungkinan ada beberapa kelompok masyarakat belum difasilitasi pertemuan untuk menyelesaikan masalah ini," ujar Fadhlullah, Senin (9/9/2019).

Baca: Pemilik Lapak Dagangan Pantai Mantak Tari yang Dibakar Melapor ke Polres Pidie

Pemerintah masih mengandalkan forum kewaspadaan dini (FKD) yang dibentuk Pemerintah Pidie untuk menyelesesaikan benih-benih konflik yang terjadi tengah-tengah masyatakat.

"Tim masih bekerja untuk menyelesaikan konflik ini secepatnya," papar Fadhlullah.

Rubrik
Pemprov Aceh

Komentar

Loading...