Lakoni Aksi Penipuan dengan Modus Bantuan Rumah Duafa, Pria Lansia Asal Aceh Tenggara Ditangkap di Subulussalam

Lakoni Aksi Penipuan dengan Modus Bantuan Rumah Duafa, Pria Lansia Asal Aceh Tenggara Ditangkap di Subulussalam

BERITAKINI.CO, Subulussalam | Polres Subulussalam berhasil mengungkap dan menangkap pelaku penipuan yang selama ini beraksi di kota tersebut.

Pelaku berinisial RM (65) asal Aceh Tenggara, yang juga pensiunan PNS.

Pelaku merupakan salah satu dari komplotan penipu dengan modus penyaluran rumah duafa fiktif dari Kementrian Sosial RI.

Sebelumnya masyarakat melaporkan kasus penipuan itu kepala kepolisian setempat.

"Modus yang dilakukan dengan menawarkan kepada masyakarat dapat bantuan duafa Rp 95 juta, lalu meminta uang Rp 4-15 juta per KK, sebagai uang muka program bantuan it," kata Kapolres Subulussalam AKBP Qori Wicaksono, Kamis (10/9/2020).

Dalam kasus ini, kata Qori, sudah ratusan warga yang jadi korban.

Namun Qori mengaku baru empat orang yang diperiksa.

"Salah seorang korban mengalami kerugian Rp 300 juta lebih karena percaya dengan iming-iming pelaku," katanya.

Qori menambahkan, pelaku mengaku sebagai penanggung jawab Yayasan Pekerja Nasional Indonesia (YPNI) serta membawa dokumen YPNI.

Namun setelah dicek, lanjutnya, ternyata pengakuan itu tidak benar. Dokumen yang dibawa juga palsu.

"Kita cek ke YPNI Banda Aceh, ternyata mereka mengaku tidak mengenal pelaku, ini murni penipuan," katanya.

Berdasarkan pengakuan RM, dia menjalani aksi itu bersama temannya JD, asal Aceh Barat.

"Atas pengakuannya kita langsung menuju Aceh Barat, namun JD ini belum ditahan karena sedang sakit," katanya.

Rubrik

Komentar

Loading...