Koruptor Alat Tangkap Ikan Ditangkap di Aceh Singkil

Koruptor Alat Tangkap Ikan Ditangkap di Aceh Singkil

BERITAKINI.CO, Singkil | Tim Intelijen Kejaksaan Agung bersama Kejati Sumut dan Kejari Aceh Singkil menangkap Boy MF Tampubolon (42), terpidana kasus korupsi dengan kerugian negara Rp 492 juta.

Buronan tersebut dibekuk di Desa Siatas, Kecamatan Simpang Kanan, Aceh Singkil, Kamis siang, 22 Oktober 2020.

"Benar, kemarin penangkapan di Desa Siatas , Kecamatan Simpang Kanan," kata Kajari Aceh Singkil melalui Kasi Intel Edi Suhadi, Jumat (24/10/2020).

Kejari Aceh Singkil, kata dia, hanya melakukan pendampingan karena perkara tersebut ditangani Kejati Sumatera Utara.

Menurut Kasi Intel, berdasar informasi yang di peroleh dari kepala desa setempat, Boy MF Tampubolon sudah menetap di desa itu sejak 2018 lalu.

Namun itupun hanya melaporkan pada saat masuk desa tersebut.

Informasi yang diperoleh, Boy MF Tampubolon merupakan terpidana korupsi pada pengadaan sarana dan alat penangkap ikan pada Dinas Pertanian dan Kelautan Kota Medan tahun 2014.

Dia erbukti secara sah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama. Adapun kerugian negara dinilai mencapai Rp 492 juta.

Perkara ini telah berkekuatan hukum tetap berdasarkan putusan Makamah Agung RI Nomor 417.K/PID.SUS/2017 tanggal 06 September 2017.

Boy divonis 4 tahun penjara dan denda Rp 200 juta. Dia juga dihukum membayar uang pengganti Rp 492 juta.

Rubrik

Komentar

Loading...