Korupsi Proyek Rehabilitasi RTLH, Bekas Kadinsosnakertrans Aceh Singkil Divonis 1,2 Tahun Penjara

Korupsi Proyek Rehabilitasi RTLH, Bekas Kadinsosnakertrans Aceh Singkil Divonis 1,2 Tahun Penjara
Ketiga tervonis korupsi proyek rehabilitasi RTLH Aceh Singkil

BERITAKINI.CO, Singkil | Pengadilan Tipikor Banda Aceh memvonis tiga bekas pejabat Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Aceh Singkil bersalah melakukan korupsi.

Ketiganya adalah Jaruddin (mantan kepala dinas), Teuku Rahmadi (PPTK), dan Rahmadsyah (bendahara).

Mereka dinilai terbukti secara sah dan menyakinkan melakukan perbuatan melawan hukum menguntungkan diri sendiri atau orang lain, penyalahgunaan wewenang yang merugikan keuangan negara Rp 232 juta pada proyek rehabilitasi Rumah Tak Layak Huni (RTLH) tahun anggaran 2016 lalu.

"Dalam agenda sidang putusan yang dibacakan majelis hakim, Jaruddin divonis 1,2 tahun penjara dan membayar uang pengganti Rp 7,6 juta," kata Kajari melalui Kasi Pidsus Kejari Aceh Singkil, Delfiandi, Senin (7/6/2021).

Sementara Teuku Rahmadi dan Rahmadsyah masing-masing divonis 2 tahun penjara dan membayar uang pengganti masing-masing Rp 27,6 juta dan Rp 47,6 juta.

“Sedangkan untuk denda, ketiga tervonis diwajibkan masing-masing membayar Rp 50 juta,” katanya.

Atas vonis tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) pun mengatakan pikir-pikir.

Di mana putusan vonis terhadap Jararuddin tersebut lebih ringan dari tuntutan JPU yakni 1,9 penjara.

Sedangkan putusan terhadap Teuku Rahmadi dan Rahmadsyah, justru lebih tinggi dari tuntutan JPU yang menuntut keduanya 1,3 tahun penjara.

Rubrik

Komentar

Loading...