Korban Terdampak Banjir di Aceh Singkil Bertambah Jadi 5.312 KK

Korban Terdampak Banjir di Aceh Singkil Bertambah Jadi 5.312 KK

BERITAKINI.CO, Singkil | Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Singkil melaporkan korban dampak banjir dan longsor di Aceh Singkil sudah 24.618 jiwa atau 5.312 Kepala Keluarga (KK).

Petugas Pusdalops BPBD Aceh Singkil Rosiana Kusuma Wardani kepada wartawan Senin (15/10/2018) menyebutkan, korban dampak bencana banjir dan longsor tersebut berada di delapan kecamatan di Kabupaten Aceh Singkil.

Dia merincikan korban terdampak banjir dari total 24.618 atau 5.312 untuk Kecamatan Suro terdiri dari dua desa, yaitu Desa Bulusema 55 KK atau 243 jiwa, Desa Lae bangun 15 KK atau 54 jiwa.

Selanjutnya untuk Kecamatan Simpang Kanan terdiri dari 6 Desa yang terdampak, yaitu Desa Ujung Limus 62 KK atau 292 jiwa; Lae Riman 28 KK atau 140 jiwa; Tanjung Mas 81 KK atau 402 jiwa; Cibubukan 137 KK atau 603 jiwa; Silatong 28 KK atau 180 jiwa; Serasah 27 KK atau 99 jiwa.

Untuk Kecamatan Gunung Meriah, lanjutnya, ada enam desa yang terdampak, yaitu Desa Rimo 117 KK atau 510 jiwa; Panjaitan 42 KK atau 195 jiwa; Cingkam 84 KK atau 305 jiwa; Sianjo-Anjo Meriah 81 KK atau 344 jiwa; Tanah Merah 30 KK atau 129 jiwa.

“Sedangkan Singkil Utara hanya satu desa yang terdampak, yakni Desa Ketapang Indah 8 KK 33 jiwa. Selanjutnya Kecamatan Danau Paris terdiri Desa Situbuh-tubuh 1 KK 8 jiwa dan Desa Sintuban Makmur belum ada laporan,” kata Rosiana.

Di Kecamatan Singkil, kata dia, terdapat 16 desa yang terdampak, diantaranya, Desa Takal Pasir 168 KK atau 1004 jiwa; Pulo Sarok 528 KK atau 3.368 jiwa; Kilangan 387 KK atau 2000 jiwa; Kuta Simboling 93 KK atau 380 jiwa; Desa Ujung 700 KK atau 2.700 jiwa; dan Siti Ambia 480 KK atau 2.082 jiwa.

Kemudian Teluk Ambun 243 KK atau 998 jiwa; Suka Makmur 198 KK atau 864 jiwa; Suka Damai 198 KK atau 983 jiwa; Ujung Bawang 245 KK atau 1.225 jiwa; Pea Bumbung 163 KK atau 678 jiwa; Desa Pasar 362 KK atau 1.827 jiwa; Desa Teluk Rumbia 241 KK atau 1.012 jiwa; Selok Aceh 215 KK atau 720 jiwa; Pemuka 103 KK atau 444 jiwa; dan Desa Rantau Gedang 192 KK atau 796 jiwa.

"Sementara Kecamatan Singkohor dan Kecamatan Kota Baharu hingga lima hari terakhir belum juga ada laporan masyarakat yang terdampak banjir," ungkap Rosiana. | IDRUS

Rubrik

Komentar

Loading...