Korban Pembunuhan di Banda Aceh Ternyata Sering Beri Pelaku Makanan

Korban Pembunuhan di Banda Aceh Ternyata Sering Beri Pelaku Makanan
Kediaman korban dan pelaku yang berdampingan

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Polisi telah menahan seorang pria atas aksi penusukan sadis yang menyebabkan seorang meninggal dunia di Gampong Lamjabat, Kecamatan Meuraxa, Kota Banda Aceh, Jumat pagi (5/3/2021) tadi.

Korban meninggal adalah Ramlah (35), yang merupakan tetangga pelaku, bahkan rumah mereka berdempetan.

Belum diketahui apa motif pemuda yang berinisial PP itu melakukan aksi penusukan terhadap Ramlah. Polisi pun masih menyelidikinya.

Lihat: Polisi Amankan Pria yang Diduga Bantai Satu Keluarga di Banda Aceh

Menurut keluarga korban, Mutia Sari, keluarga Ramlah selama ini tak pernah terlibat cek cok apapun dengan warga sekitar, apalagi dengan tetangga dekat.

Di rumah Ramlah, kata Mutia, bahkan sering berlangsung pengajian.

“Kakak saya (Ramlah) bahkan sering memberikan menu makanan kepada pelaku,” katanya.

Karena itu, Mutia Sari pun bingung mengapa pelaku tega melakukan aksi sadisnya itu.

“Sebelumnya saya dengar dia sudah lebih dulu menganiaya seorang ibu rumah tangga tak jauh dari lokasi rumah kakak saya,” kata Mutia Sari saat ditemui di lokasi.

Setelah melakukan penganiayaan itu, kata Mutia, pelaku melanjutkan aksinya dengan melakukan penusukan di rumah korban.

"Jadi yang ditusuk pertama itu adalah anak perempuan korban bernama Nafis (14). Lalu menganiaya ponakan korban yakni Alifah (sebelumnya dilaporkan bahwa korban terdiri Ramlah, suaminya, dan dua anak mereka-red). Suami korban tidak di rumah saat kejadian," kata Mutia. 

Lihat: Sadis, Satu Keluarga Diduga Dibantai di Banda Aceh, Satu Meninggal

Beruntung, dua anak perempuan yang juga menjadi korban tersebut tak mengalami luka serius.

Mutia pun berharap pelaku mendapat hukuman setimpal dengan perbuatannya.

“Kami dari keluarga berharap dia dihukum sesuai dengan peraturan yang berlaku,” katanya.

Editor
Rubrik

Komentar

Loading...