Kontingen Aceh Tenggara Terancam Tak Ikut PORA XIII Aceh Besar

Kontingen Aceh Tenggara Terancam Tak Ikut PORA XIII Aceh Besar

BERITKINI.CO, Kutacane | Ketua KONI Aceh Tenggara Ilham, menyebutkan ikut atau tidaknya kontingen daerah itu pada Pekan Olahraga Aceh (PORA) XIII di Kabupaten Aceh Besar, tergantung dari realisasi APBK Perubahan yang sedang dibahas oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dengan DPRK setempat.

“Dananya telah kita ajukan dalam APBK Perubahan 2018 sebesar Rp 1 miliar lebih. Informasi yang kita terima, hanya dialokasikan sekitar Rp 300 lebih,” kata Ilham, Sabtu (20/10/2018).

Jika dana yang dianggarkan tidak sesuai dengan pengajuan, kata dia, kontingen Aceh Tenggara terancam tidak dapat memberangkatkan atlet pada even PORA XIII yang akan dilaksanakan pada 18-25 November 2018 mendatang.

“Jumlah atlet, pelatih, dan official yang berangkat ada sekitar 50 orang. Tentu diperlukan biaya awal untuk transport, pakaian seragam kontingen, penginapan, uang saku dan peralatan cabang olahraga Arung Jeram. Itu saja sudah lebih dari dua ratus juta," kata Ilham.

Ia berharap, Pemkab setempat dapat memberikan perhatian serius agar kontingen Agara dapat ikut ambil bagian pada even empat tahunan itu.

Terpisah, Sekretaris KONI Agara, Salahuddin juga mengaku belum mengetahui jumlah dana yang dianggarkan oleh Pemkab.

“Kita belum mengetahui apakah anggaran PORA itu sudah masuk atau tidak. Karena APBK-perubahan 2018 Agara belum disahkan sampai saat ini," katanya.

Kata dia, kontingen Agara akan memberangkatkan 24 atlet dari 6 cabang olahraga yakni karete, arung jeram, tinju, atletik, catur, dan Muaythai.

Akibat belum memiliki dana, sambung Salahuddin, atlet tersebut hingga saat ini belum menjalani pemusatan latihan.

“Seharusnya saat ini sudah ada dilakukan pusat pelatihan daerah atau TC terhadap para atlit. Karena tidak ada dana, makanya belum juga kita laksanakan. Sampai saat ini anggaran PORA belum jelas,” kata Salahuddin. | JUPRI

Rubrik

Komentar

Loading...