Kontingen Aceh Tenggara Pulang Tanpa Medali Emas

Kontingen Aceh Tenggara Pulang Tanpa Medali Emas

BERITAKINI.CO, Kutacane | Kontingen Aceh Tenggara telah usai mengikuti seluruh pertandingan di Pekan Olah Raga Aceh (PORA) ke XIII yang dilaksanakan di Kota Jantho, Aceh Besar. Mereka kembali ke daerah asal tanpa memperoleh medali emas.

Berdasarkan data resmi di website PORA XIII Aceh Besar, Kontingen Aceh Tenggara menempati posisi 23 atau posisi terakhir daftar perolehan medali PORA XIII 2018.

“Kontingen Agara sudah selesai menjalani seluruh pertandingan sejak Jumat (23/11/2018),” kata Ketua harian KONI Agara Ilham, Minggu (25/11/2018).

Hingga pertandingan terakhir, kata dia, Kontingen Agara hanya berhasil meraih 4 mendali perak dan 3 perunggu.

Empat medali perak yang diperoleh Agara itu pada cabang olahraga muay thai sebanyak 2 perak, cabang catur cepat 1 perak dan arung jeram 1 perak.

“Kemudian ada 1 perunggu cabang olahraga muay thai, 1 perunggu dari olahraga tinju, dan 1 perunggu di arung jeram," kata Ilham.

Kontingen Agara mengirim 24 orang atlet dari 6 cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan di PORA XIII Aceh Besar. Enam cabor yang diikuti masing-masing karete, muay thai, arung jeram, tinju, cabang atletik, serta catur.

Terpisah, mantan pengurus KONI Agara Nawi Sekedang kepada BERITAKINI, Minggu (25/11/2018) mengaku miris dengan peringkat Agara di ajang PORA XIII yang jauh berada di bawah Kabupaten Gayo Lues.

“Padahal Gayo Lues merupakan kabupaten pemekaran dari Kutacane. Memang jika melihat dana yang digelontorkan Pemkab Agara untuk keberangkatan PORA Aceh Besar terbilang cukup kecil hanya Rp 200 jutaan,” kata dia.

Apalagi, kata Nawi, cabang olahraga yang diikuti oleh Kontingen Agara hanya 6 cabang.

“Tentu itu juga menjadi salah satu faktor utama sedikitnya mendali yang diperoleh," kata Nawi.

Rubrik

Komentar

Loading...