Konflik Kades dan Warga, DPRK Surati Bupati Bener Meriah Minta Turunkan Inspektorat ke Kampung Bener Mulie

Konflik Kades dan Warga, DPRK Surati Bupati Bener Meriah Minta Turunkan Inspektorat ke Kampung Bener Mulie
Abu Bakar

BERITAKINI.CO, Redelong | DPRK Bener Meriah melayangkan surat ke Bupati Sarkawi meminta untuk menurunkan Inspektorat ke Kampung Bener Mulie, Kecamatan Wih Pesam.

Surat tersebut menindaklajuti tuntutan warga setempat yang berupaya memberhentikan Reje Kampung (Kepala Desa) Bener Mulie, Desi Ayuningtias.

Ketua Komisi A DPRK Bener Meriah Abu Bakar mengatakan, pihaknya baru-baru ini telah berupaya mendamaikan antara Reje Kempung dengan warga setempat.

"Namun tidak ada titik temu, warga setempat tetap ingin meminta Reje Kampung diberhentikan dari jabatannya," ujarnya.

Dijelaskan, persoalan tersebut bermula saat warga tidak terima terhadap pembagian bantuan ketahanan pangan oleh reje kampung sekira dua bulan lalu.

"Dari pengakuan warga, harga bantuan ketahanan pangan yang diberikan tidak sesuai. Bahkan seperti benih ayam yang diberikan banyak yang mati," kata Abu Bakar.

Bukan hanya itu, kata Abu Bakar, warga tidak terima atas sikap dan etika reje kampung yang dinilai sangat berlebihan.

"Kalau masalah etika kita sudah sampaikan kepada pihak reje kampung, dari pengakuannya, dia mau berubah. Intinya kita surati bupati untuk menurunkan inspektorat ke Kampung Bener Mulie, jika nanti ada temuan di soal anggaran, maka bupati wajib memberhentikan reje kampung tersebut," katanya.

Dijelaskan Abu Bakar, untuk pemberhentian reje kampung, warga tidak perlu menandatangani sebuah surat atau mendesak pihak terkait. Cukup dengan surat permintaan pemberhentian dari Petue Kampung atau BPK.

"Salah satu syaratnya ya itu, petue menyurati bupati. Tapi dengan alasan-alasan yang dapat membuktikan reje kampung itu bersalah. Sudah sangat jelas, Petue atau BPK itu adalah DPR nya di kampung, begitu istilahnya," jelasnya.

Lihat: Satu Kepala Desa Hendak Diberhentikan Warga, Belasan Reje Kampung Datangi DPRK Bener Meriah

Sementara itu, Reje Kampung Bener Mulie Desi Ayuningtias saat dikonfirmasi BERITAKINI.CO mengatakan, terkait persoalan bantuan ketahanan pangan pihaknya telah menyalurkan sesuai aturan.

"Pihak Kecamatan Wih Pesam sudah memverifikasi, menurut saya tidak ada persoalan. Bukti-bukti ada pada kami," katanya.

Rubrik

Komentar

Loading...