Komunitas Perupa ini Bikin Kelas Melukis di Bawah Monumen Pesawat RI-001, Gratis!

Komunitas Perupa ini Bikin Kelas Melukis di Bawah Monumen Pesawat RI-001, Gratis!

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Ada banyak cara yang bisa dilakukan sebagai bentuk partisipasi terhadap pembangunan. Salah satunya seperti yang digagas Komunitas Apotek Wareuna.

Komunitas yang beranggotakan para seniman ini, membuka kelas melukis untuk semua golongan, dan itu dilakukan secara cuma-cuma alias gratis. Kegiatan sosial ini sudah dimulai sejak Minggu pagi tadi.

“Rencananya akan kami laksanakan rutin,” kata Fadlan Bachtiar, salah seorang penggagas acara itu. Karena baru perdana, banyak peserta yang mengikuti kelas itu berasal dari kelompok anak-anak. Mereka tampak begitu antusias, apalagi memang disokong penuh oleh masing-masing orangtuanya.

Berlangsung mulai pukul 09.00 WIB, pada pukul 11.00 WIB, penyelenggara sudah berhasil mengumpulkan puluhan gambar buah karya dari para peserta tersebut.

Salah satu orang tua anak, Nurmalia mengapresiasi kegiatan yang digagas para perupa itu. “Apalagi di Aceh, sangat kurang tempat untuk belajar gambar dan lukis bagi anak-anak. Ini bisa menjadi solusi ke depan untuk anak-anak yang ingin fokus belajar gambar,” katanya.

Selain kalangan anak, tampak beberapa mahasiswa Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Aceh yang juga memeriahkan acara itu.

Inisiator acara Iswadi Basri mengatakan, munculnya gagasan untuk membuka kelas melukis ini berawal dari diskusi ringan anggota komunitas.

“Kami berpikir bagaimana bisa ikut berkontribusi bagi Aceh, terutama bagi anak-anak Aceh yang memiliki keinginan belajar melukis,” katanya.

Dari sana, anggota komunitas sepakat untuk membuka kelas tersebut yang sempat direncanakan akan dimulai di akhir 2017 nanti.

Namun salah seorang perupa Aceh Tauris Mustafa menyarankan agar acara tersebut langsung diselenggarakan saja.

“Maka kita langsung saja buka kelas ini, dan Alhamudulillah, mendapat respon cukup positif dari masyarakat,” kata Iswadi.

Karena digelar di bawah monument pesawat RI-001, kata Iswadi, maka kelas gambar ini dinamakan: “Kelas Gambar RI-001”.

Fadlan Bachtiar menambahkan, kegiatan ini direncanakan akan dilangsungkan setiap pekan agar anak-anak Aceh memiliki ruang untuk mengasah bakatnya.

“Ke depannya acara ini akan dibagi perkelas, baik kelas anak-anak dan kelas remaja,” kata Fadlan yang juga dosen ISBI Aceh ini.

Hal ini penting, agar ilmu yang diajarkan berdasarkan tahap kemampuan masing-masing peserta.“Acara ini tidak dipungut biaya, bagi peserta yang ingin ikut, hanya dianjurkan membawa peralatan sendiri seperti kertas, alat-alat lukis, meja gambar dan lainnya,” katanya.

Acara turut dihadiri beberapa perupa Aceh seperti Tauris Mustafa, Abzari Jafar, Olexs, Dalga dan beberapa komunitas yang ada di Banda Aceh.[Firmansyah]

Komentar

Loading...