Komplotan Perampok di Aceh Selatan Ternyata Sekap Korbannya, Rp 40 Juta dan Emas Sempat Dijarah

Komplotan Perampok di Aceh Selatan Ternyata Sekap Korbannya, Rp 40 Juta dan Emas Sempat Dijarah
Salah satu tersangka perampok di Aceh Selatan

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Komplotan perampok yang beraksi di Gampong Ujung Padang Asahan, Kecamatan Pasie Raja, Aceh Selatan, ternyata cukup terencana.

Para pelaku yang berjumlah enam orang itu sempat melakukan penyekapan. Korbannya adalah keluarga Mawardi, salah seorang Pegawai Negeri Sipil.

"Para pelaku masuk ke rumah korban lewat jendela samping. Saat itu pelaku langsung menyekap anak korban yang masih berusia 15 tahun yang tidur di ruang keluarga," kata Direskrimum Polda Aceh Kombes Agus Sartijo, Senin malam.

Lalu, kata dia, pelaku mengetuk pintu kamar korban. Setelah korban membuka pintu kamar, para pelaku menodong korban dan istrinya dengan pisau dan mengancam korban.

"Pelaku hanya menginginkan uang dan emas milik korban. Korban yang tidak mendengarkan ancaman pelaku pun berteriak dan langsung diikat kaki, tangan, dan melakban mulut mereka sekeluarga," kata Agus.

Setelah itu para pelaku langsung menggeledah kamar korban dan mendapati uang sekitar Rp 40 juta serta mengambil kalung dan anting milik istri korban.

Usai beraksi, pelaku meninggalkan rumah korban. Saat itu, kata Agus, korban berupaya melepaskan ikatan pada kaki dan tangannya menggunakan pisau dan langsung berlari ke luar rumah untuk meminta tolong.

"Salah satu warga saat itu berada di warung yang tidak jauh dari rumah korban mengatakan kepada tetangga korban bahwa dia melihat mobil warna putih dengan kecepatan tinggi menuju ke arah Kleuet Utara," jelasnya.

Korban pun melaporkan peristiwa it uke polisi.

"Kapolsek Kleuet Utara langsung menghubungi Satreskrim Polsek Trumon dan Trumon Timur untuk melakukan penghadangan," katanya.

Sekira pukul 04:00 WIB, personil Polsek Trumon Timur meletakkan batu besar di tengah jalan untuk menghentikan mobil yang diduga dikendarai pelaku.

"Sopir mobil SA turun dari mobil dan tiarap sambil menyerahkan diri. Personil yang awalnya menyebar mulai mendekati mobil, tiba-tiba saja salah satu pelaku IS langsung mengambil alih kemudi mobil bermaksud mau melarikan diri dengan menabrak petugas," katanya.

Polisi sempat melepaskan tembakan peringatan namun tidak dihiraukan.

“Saat itu petugas pun langsung menembak ke arah mobil dan mengenai tersangka IS dan meninggal dunia," katanya.

Agus menambahkan saat mobil sudah berhenti melaju l, SY dan HA turun lalu tiarap menyerahkan diri.

Baca: Polisi Ringkus Komplotan Perampok di Aceh Selatan, Satu Tewas Didor

Sedangkan tersangka MA turun dari mobil dan berusaha melarikan diri ke rumah warga sehingga petugas terpaksa menghadiahi pelaku dengan timah panas.

"Satu pelaku AM sampai saat ini masih dalam pencarian, dari pengakuan para pelaku lain dialah yang membawa tas berisi uang serta perhiasan hasil rampokan mereka," katanya.

“Saat ini kasus perampokan tersebut telah ditangani Polres Aceh Selatan. Keenam pelaku berinisial SY (69), MA (44), HA (42), AM (40), SA (34), dan IS (34) meninggal dunia,” katanya.

Rubrik

Komentar

Loading...