Komplotan Penculik Bersenjata di Lhokseumawe Kuras ATM Korban Rp 30 Juta

Komplotan Penculik Bersenjata di Lhokseumawe Kuras ATM Korban Rp 30 Juta

BERITAKINI.CO, Lhokseumawe | Polisi masih terus melakukan penyelidikan mendalam terkait aksi penculikan yang dilakukan kawanan pelaku kriminal bersenjata terhadap seorang pengusaha di Lhokseumawe.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto mengatakan, kesimpulan sementara bahwa aksi kriminal itu bermotif ekonomi.

"Jadi indikasinya adalah para pelaku ini menguras ATM korban mencapai Rp 30 juta," kata Eko, Selasa malam (22/9/2020).

Sebelumnya, polisi telah menangkap empat dari delapan pelaku. Keempatnya masing-masing, MJ, Am, Is, dan K.

Polisi masih memburu empat pelaku lainnya, termasuk otak dari aksi penculikan tersebut.

Tak kecuali senjata yang digunakan dalam aksi penculikan tersebut. "Masih kita kembangkan dari mana senjata mereka tersebut," katanya.

Seperti diketahui, komplotan kriminal bersenjata beraksi menculik seorang pengusaha di Lhokseumawe pada Rabu, 9 September 2020.

Korbannya adalah Maimun Darwis (44), warga Desa Ulee Blang Mane, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe.

Maimun diculik dari kediaman, dan keluarga korban baru melaporkannya ke polisi pada Jumat malam pekan lalu.

Rubrik

Komentar

Loading...