Kim Jong-un Akui Kebijakan Ekonomi Korea Utara Gagal Total

Kim Jong-un Akui Kebijakan Ekonomi Korea Utara Gagal Total
Foto: Korean Central News Agency/Korea News Service via AP

BERITAKINI.CO, | Pemimpin tertinggi Korea Utara, Kim Jong-un, mengakui bahwa rencana pembangunan ekonomi negaranya gagal di hampir seluruh sektor.

Pengakuan itu diutarakan Kim saat membuka Kongres Partai Buruh di Pyongyang pada Rabu, 6 Januari 2020.

Dalam kongres langka tersebut, Kim mengatakan Korea Utara berhasil mencapai "kemenangan ajaib" dalam memperkuat kekuatan dan prestise globalnya dengan kemajuan pertahanan dan militer negara tersebut.

Salah satu capaian yang diungkit Kim adalah uji coba rudal balistik antarbenua pada 2017 lalu. Rudal balistik itu disebut mampu mencapai daratan Amerika Serikat, musuh bebuyutan Korea Utara.

Di balik prestise yang semakin baik, Kim mengatakan strategi ekonomi lima tahun terakhir gagal terlaksana hampir di seluruh sektor.

Ia pun menyerukan peningkatan kemandirian Korea Utara agar mampu mengatasi tantangan internal yang menghambat kemajuannya.

"Strategi itu jatuh tempo tahun lalu tetapi sangat gagal mencapai tujuan di hampir setiap sektor," kata Kim seperti dilaporkan media pemerintah Korea Utara, KCNA.

Dikutip Reuters, Kim juga membahas pandemi virus corona yang mendera dunia. Ia memuji para anggota partai yang berhasil memastikan situasi stabil melawan virus corona dari awal hingga akhir pandemi.

"Mereka dengan tegas mengatasi kesulitan dalam menghadapi krisis kesehatan global yang berkepanjangan dan tak tertandingi," ujar Kim.

Kongres Partai Buruh hari ini merupakan yang ke delapan digelar Korut dan kedua di bawah kepemimpinan Kim Jong-un.

Kongres tersebut dihadiri oleh 4.750 delegasi dan 2.000 penonton.

Dalam sejumlah foto yang dirilis KCNA, tidak ada seorang pun yang hadir dalam kongres itu mengenakan masker. Peserta juga tidak menerapkan protokol menjaga jarak dengan duduk berdekatan.

Sejumlah pejabat seperti Kepala Negara Korea Utara, Choe Ryong-hae, Perdana Menteri Kim Tok-hun, hingga adik perempuannya, Kim Yo-jong, turut mendampingi Kim dalam kongres tersebut.

Kongres tersebut dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari ke depan. Kim Jong-un disebut akan mengumumkan perubahan kepemimpinan pemerintah Korea Utara dalam pertemuan itu.

Rubrik
Sumber
cnnindonesia.com

Komentar

Loading...