Khalwat, Oknum Guru dan Pasangannya Dicambuk di Aceh Singkil

Khalwat, Oknum Guru dan Pasangannya Dicambuk di Aceh Singkil

BERITAKINI.CO, Singkil | Sepasang non muhrim pelanggar syariat Islam di Kabupaten Aceh Singkil, dicambuk. Eksekusi cambuk itu dilaksanakan di Rutan Cabang Kelas IIB Singkil, Jumat (11/8/2020).

Kedua pelanggar syariat itu masing-masing AF (33), seorang guru PAUD di Kecamatan Singkil; dan pasangan prianya Zam (35), merupakan seorang duda warga Kecamatan Singkil.

Lihat: Diduga Mesum dengan Duda, Warga Tangkap Bu Guru Ini di Aceh Singkil

Berdasarkan Keputusan Mahkamah Syariah Aceh Singkil No 11/Jn/2020/MS-Skl tanggal 9 September 2020, keduanya divonis masing-masing 10 kali cambuk dipotong masa tahanan.

"Keduanya terbukti melanggar Pasal 23 ayat (1) Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Hukum Jianyah," kata Kasi Pidum Kejari Aceh Singkil, Lili Suparli.

Seperti diketahui, keduanya digerebek warga pada 28 Mei 2020 lalu di Desa Pulo Sarok, Kecamatan Singkil.

Warga mendapati merek sedang berduaan di dalam rumah di desa itu.

"Saat itu AF mendatangi Zam ke rumahnya menggunakan unit sepeda motor merk Yamaha N-Max warna hitam," kata Lili.

Lalu Zam langsung menyuruh AF memasukan sepeda motornya tersebut ke dalam rumah agar tidak terlihat oleh masyarakat umum.

Lalu Zam mengunci pintu rumahnya. Usai mengunci pintu Zam mendekati AF lalu memeluk serta saling balas pelukan.

Tidak lama kemudian warga datang dan mereka pun diserahkan ke petugas WH.

Rubrik

Komentar

Loading...