Ketua MAA Aceh Singkil Ancam Aktifkan Lagi Tempat Hiburannya Jika yang Lain Tak Ditutup

Ketua MAA Aceh Singkil Ancam Aktifkan Lagi Tempat Hiburannya Jika yang Lain Tak Ditutup
Kafe milik Zakarian saat digeduduk warga pada Rabu malam, 6 November 2019

BERITAKINI.CO, Singkil | Ketua Majelis Adat Aceh (MAA) Aceh Singkil menantang Muspika Gunung Meriah untuk menertibkan semua tempat hiburan atau kafe karaokean.

Dia pun memberi waktu satu minggu ke depan agar semua tempat hiburan di kecamatan itu ditutup.

Jika tidak, dia mengaku terpaksa membuka kembali tempat hiburannya di Desa di Anjo-anjo, Gunung Meriah, yang ditutup warga sejak kemarin.

Baca: Tempat Hiburan yang ‘Diserbu’ Warga di Aceh Singkil Ternyata Milik Ketua MAA, Sudah Resmi Ditutup

“Terpaksa saya buka kembali milik saya, karena ini tidak adil, tempat lain masih ada tapi milik saya di tutup,” katanya, Jumat (8/11/2019).

 Zakaria memastikan masih ada aktivitas kafe karoekean selain miliknya, namun ia tidak mengatakan secara rinci berapa jumlahnya. "Yang jelas masih ada," katanya.

Zakaria mengungkapkan, saat proses mediasi penutupan kafe miliknya di Mapolsek Gunung Meriah, kemarin, dia juga sempat melontarkan penyataan itu.

"Saya sampaikan, kalau milik kami ditutup, maka tutup juga tempat yang lain, saya siap ikut operasi penertiban itu jika dilibatkan," katanya.

Saat itu, kata dia, pihak kepolisian menyatakan siap sedia jika diikut sertakan mendampingi pihak terkait.

Sementara menanggapi tantangan tersebut, Camat Gunung Meriah Johan Pahmi Sanip menjawab, “Kita memang mau menertibkan semuanya, tapi bukan karena tantangan Zakaria itu ya."

Baca: Pengunjung Bikin Gaduh, Warga ‘Serbu’ Tempat Hiburan di Aceh Singkil Ini

Johan Pahmi telah berencana akan menggelar rapat bersama pihak terkait hal. Namun ia belum memastikan kapan dijadwalkan menertibkan itu.

Di samping itu Johan Pahmi mengaku juga telah menegur keberadaan tempat-tempat hiburan di kecamatan tersebut, namun masih mengedepankan cara-cara persuasif.

Rubrik

Komentar

Loading...