Ketangkap Rampas Handphone Gadis di Bawah Umur, Pemuda Aceh Tenggara Diamuk Massa

Ketangkap Rampas Handphone Gadis di Bawah Umur, Pemuda Aceh Tenggara Diamuk Massa

BERITAKINI.CO, Kutacane | IS (20) babak belur diamuk massa. Warga Desa Perapat Titi Panjang/Mandala, Kecamatan Babussalam, Aceh Tenggara itu ketangkap merampas handphone milik anak di bawah umur.

Kapolres Aceh Tenggara melalui Kapolsek Lawe Bulan Iptu Nurshodik mengatakan, aksi kriminal itu dilancarkan IS pada Jumat malam, 11 September 2020 di Desa Perapat Timur, Kecamatan Lawe Bulan. Korbannya adalah Siti (12), warga setempat.

“Aksi jambret itu dilakukan dengan tindak kekerasaan terhadap korban," kata Nurshodik kepada BERITAKINI.CO, Sabtu (12/9/2020).

Pelaku, kata Nurshodik, diduga memang sudah merencanakan aksi pencurian tersebut.

“Ia terus mondar-mandir di seputaran lokasi rumah korban yang juga berfungsi sebagi kios,” katanya.

Melihat kondisi rumah korban mulai sepi, pelaku datang dan langsung memarkirkan sepeda motornya.

Sementara Siti saat itu sedang asik memainkan handphonenya.

“Lantas ia berpura-pura membeli rokok dengan sikap terburu-buru dan kemudian langsung merampas handphone korban dan kabur,” kata Nurshodik.

Tak tinggal diam, Siti langsung mengejar pelaku sambil berteriak. Dia pun menghadang laju sepeda motor pelaku.

“Korban pun terus berteriak sambil memanggil orang tuanya yang berada di dalam rumah," jelas Nurshodik.

Pelaku yang panik, menabrakan sepeda motornya ke arah korban dan Siti pun terluka karena sempat terseret ketika ditabrak pelaku.

Tak lama orang tua korban pun keluar dari rumahnya dan langsung memegang bahu pelaku dan mereka terjatuh.

"Sempat terjadi baku hantam antara orang tua korban dengan pelaku sehingga orang tua korban pun mengalami luka," katanya.

Mendengar keributan tersebut, warga yang tak jauh dari lokasi langsung ramai-ramai berdatangan dan menangkap pelaku.

Geram, warga pun memukuli pelaku, dan membawanya ke Polsek Lawe Bulan untuk diproses hukum.

"Untuk barang bukti yang diamankan yakni satu unit handphone android milik korban serta sepeda motor yang digunakan pelaku,” kata Nurshodik.

Kini IS pun sudah mendekam di sel tahanan kepolisian.

Rubrik

Komentar

Loading...