Kesal Gajinya Diturunkan Jadi Rp 300 Ribu, Penjaga Tower Bakar Peralatan Milik Telkomsel di Gayo Lues

Kesal Gajinya Diturunkan Jadi Rp 300 Ribu, Penjaga Tower Bakar Peralatan Milik Telkomsel di Gayo Lues

BERITAKINI.CO, Blangkejeran | Kekesalan Abdullah alias Dullah (40) berujung pidana.

Pria asal Desa Kota Rikit Gaib, Kecamatan Rikit Gaib, Kabupaten Gayo Lues ini nekat membakar peralatan milik PT Telkomsel karena sakit hati gajinya diturunkan.

Akibat perbuatannya itu, dia pun kini harus berurusan dengan penegak hukum.

Kapolres Gayo Lues AKBP Carlie Syahputra Bustamam mengatakan, Dulah diduga melancarkan aksinya itu pada 24 Juli 2020 lalu di Desa Cane Toa, Kecamata Rikit Gaib.

"Tersangka Dulah ini lebih dulu membakar ban bekas, lantas ban bekas itu diletakkannya di peralatan yang ada di tower Telkomsel tersebut," kata Carlie, Senin (10/8/2020).

Tak ayal, banyak peralatan yang ada di sana, akhirnya ikut terbakar.

Telkomsel, kata Carlie, mengalami kerugian senilai Rp 169 juta.

Barang-barang yang terbakar di antaranya, satu recty paer, satu RBS 6330, satu minilink TN-6P, satu Metro + OTB Telkom, OFDM, 12 Batre Sucred Sun 100 AH, dan Base Baen.

Carlie mengungkapkan, Dulah melakukan aksi kriminal itu lantaran sakit hati karena gajinya diturunkan.

"Semula Rp 900 ribu, jadi Rp 300 ribu," kata Carlie.

Lantara gaji diturunkan, kata Carlie, tersangka Dulah pun mengundurkan diri dari pekerjaannya menjaga tower.

"Lalu PT Telkomsel mempekerjakan orang lain sebagai gantinya," kata Carlie.

Atas pebuatan tersebut, kata Carlie, Dulah pun akan dijerat dengan Pasal 408 KUHPidana dengan ancaman maksimal 4 tahun penjara.

Rubrik

Komentar

Loading...