Kesaksian Alimatun Soal Ledakan di Penyeurat Banda Aceh

Kesaksian Alimatun Soal Ledakan di Penyeurat Banda Aceh

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Setidaknya satu orang mengalami luka ringan akibat ledakan yang terjadi di kawasan Desa Peunyerat, Kecamatan Banda Raya, Kota Banda Aceh, Senin (1/3/2021). Dia adalah Alimatun (55), warga setempat.

Alimatun mengalami sedikit luka di bagian kakinya diduga terkena serpihan dari ledakan yang terjadi pada sebuah gerobak yang berada di depan rumahnya.

"Saya duduk di depan pintu, sambil menjaga cucu, biasanya cucu saya keluar, tapi hari ini tidak. Saat itu lah tiba-tiba terdengar, bum!. Cukup keras,” katanya.

Setelah mendengar ledakan, Alimatun pun langsung berlari ke belakang rumah. Di awalnya mengira ledakan berasal dari tabung gas atau televisi yang baru dibelinya.

"Saat saya lihat, semua masih utuh. Lalu saya keluar dan saya kaget melihat gerobak sudah hancur, dengan serpihan kaca yang sudah berserakan," ujarnya.

Setelah menyadari gerobak yang meledak, tidak sengaja ia melihat kakinya yang sudah berdarah dengan seketika ia tidak bisa berbicara dengan badan pun gemetaran.

"Saya liat ke bawah, ya Allah kaki saya sudah berdarah, saya gemetar di situ, " katanya.

Alimatun mengungkapkan bahwa sejauh ini keluarganya tak pernah merasa ada bersinggungan baik dengan tetangga maupun dengan orang lain.

"Kita putih hati, tidak mungkin orang mengkhianati kita, tapi kalau ada orang khianati kita ya tidak masalah, ada Allah yang lindungi," ujarnya.

Sebelumnya, Kapolresta Banda Aceh Kombes Joko Krisdiyanto mengatakan, Tim Jibom Brimob Polda Aceh telah menelusuri ihwal ledakan yang terjadi di Desa Penyeurat, Kecamatan Bandar Raya, tersebut.

Sejauh ini, kata Joko, memang ditemukan adanya serpihan-serpihan dari ledakan tersebut.

Namun belum bisa diindentifikasikan jenis material apa serpihan tersebut.

"Jadi kita selidiki, akan didalami Tim Inafis, untuk mengembangkan dan mengetahui jenis apa barang-barang ini," katanya.

Ledakan itu sendiri dilaporkan terjadi sekira pukul 10.00 WIB tadi yang disebut berasal dari gerobak penjual nasi milik Nursini (38), anak kandung Alimatun.

Rubrik

Komentar

Loading...