Kerugian Mencapai Rp 3 Miliar Karena Liga 1 Berhenti, Persiraja Terancam Bubar

Kerugian Mencapai Rp 3 Miliar Karena Liga 1 Berhenti, Persiraja Terancam Bubar

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Setelah hampir setahun Shopee Liga 1 Indonesia berhenti akibat pandemi Covid-19, hingga kini belum ada kejelasan kapan liga tersebut akan kembali bergulir.

Dampaknya, beberapa kontestan liga terpaksa harus membubarkan klubnya karena masalah finansial, seperti Persipura Jayapura dan Madura United.

Klub asal Aceh yang bermain di Liga 1, Persiraja Banda Aceh turut mengalami masalah tersebut.

Sekretaris Umum Manajemen Persiraja Banda Aceh, Rahmat Djailani mengatakan klub yang bermarkas di Stadion H Dimurthala ini mengalami kerugian hingga Rp 3 miliar.

"Kerugian itu karena kita harus tetap membayar gaji pemain," kata Rahmat Djailani kepada BERITAKINI.CO, Senin (11/01/2021).

Terlebih, saat ini manajemen Persiraja tidak mendapatkan pemasukan sama sekali selama liga terhenti.

"Sponsor juga tak mau bayar, jadi defisit kita banyak sekali,” katanya.

"Karena sponsor prinsipnya kalau liga tidak berjalan mereka tidak membayar."

Manajemen Persiraja mengaku putus asa terhadap hal tersebut. Terlebih di tengah kompetisi yang tak jelas nasibnya, PSSI dan PT LIB tidak memberi subsidi kepada klub yang terdampak.

Sehingga, saat ini para pemain Persiraja sudah dirumahkan untuk sementara waktu.

"Sebenarnya juga sama seperti Persipura dan Madura United, kita hanya tidak mengumumkan bahwa pemain telah kita pulangkan semuanya,” katanya.

"Maknanya membubarkan diri itu klub tidak lagi memiliki kewajiban kepada pemain.”

Saat ini, pihaknya sedang menunggu owner meeting antara manajemen klub dengan PT LIB dan PSSI. | Husaini Dani

Rubrik

Komentar

Loading...