Kepergok Kapolres Sedang Angkut Kayu Ilegal dari Tangse, Mud Dibekuk di Pidie

Kepergok Kapolres Sedang Angkut Kayu Ilegal dari Tangse, Mud Dibekuk di Pidie

BERITAKINI.CO, Sigli | Polisi menahan Mud (50) seorang sopir truk asal Kecamatan Keumala, Kabupaten Pidie.

Ia sebelumnya diamankan polisi dan ditetapkan sebagai tersangka kerena tertangkap basah mangangkut belasan batang kayu yang diduga hasil penjarahan hutan di wilayah Tangse. 

Kasat Reskrim AKP Ferdian Candra, Rabu (31/3/2021) mengatakan, aktivitas pengangkutan kayu tersebut sebelumnya dipergoki rombongan Kapolres Pidie AKBP Zulhir Destrian yang akan kembali ke Sigli usai meninjau kondisi longsor dan bajir di Tangse dan Mane. 

Kapolres kemudian meminta personil menghentikan laju truk BL 8126 LA bermuatan kayu jenis sembarang keras di Jalan Beureunuen-Tangse, kawasan Gampong Lhok Keutapang. 

"Saat kita periksa, supir tidak dapat memperlihatkan dokumen sahnya atas kayu sembarang keras tersebut," kata Ferdian. 

Sopir dan seorang penumpang Riski Aulia Nanda (19) warga Pulo Pante, Keumala serta truk berisi kayu itu kemudian diamankan ke Mapolres Pidie untuk pemeriksaan lebih lanjut. 

Setelah dilakukan pemeriksaan, Riski kemudian dibebaskan karena tidak terlibat dalam dugaan melakukan tindak pidana illegal logging yang dilakukan Mud. 

"Riski hanya sebagai penumpang, jadi tidak terlibat dalam dugaan tindak pidana," kata Ferdian. 

Atas perbuatannya, Mud terancam dijerat Pasal 83 ayat (1) huruf b, Jo Pasal 12 huruf (e) Jo Pasal 88 ayat 1 huruf (a) Jo Pasal 16  Undang-Undang  Nomor 18 Tahun 2013 Tentang Pencegahan dan Pemberatasan Perusakan Hutan. 

"Tersangka Mud terancam pidana maksimal lima tahun penjara," katanya.

Rubrik

Komentar

Loading...