Keluarga Pedagang Keliling yang Dibunuh di Bener Meriah Ingin Pelaku Dihukum Mati

Keluarga Pedagang Keliling yang Dibunuh di Bener Meriah Ingin Pelaku Dihukum Mati
Petugas saat mengevakuasi jasad Hanafiah dari kawasan pegunungan di Bener Meriah

BERITAKINI.CO, Redelong | Kematian Hanafiah Amin (47), seorang pedagang keliling asal Aceh Utara, telah menimbulkan luka mendalam bagi keluarga.

Terutama sang istri yang saat ini masih menunggu jasad suaminya di kediaman mereka di  Tunong Krueng, Kecamatan Paya Bakong, Aceh Utara.

Yuliadi (33), keluarga korban kepada BERITAKINI.CO mengatakan, jasad Hanafiah Amin akan dimakamkan di TPU Tunong Krueng, Kecamatan Paya Bakong.

Lihat juga: Pembunuhan Pedagang di Bener Meriah: Pelaku Diduga Tergiur Segepok Uang Dalam Kantong Plastik

“Itu merupakan kampung halaman Almarhum, kami tiba di Bener Meriah pagi tadi. Kalau istri Almarhum saat ini berada di kampung, menunggu kedatangan jenazah,” katanya, Rabu (24/2/2021).

Yuliadi mengatakan, di mata keluarga, Hanafiah Amin merupakan sosok ayah dan suami yang baik dan bertanggungjawab.

Untuk mencari nafkah, dia rela berdagang keliling menggunakan mobil pick up dari Aceh Utara ke Bener Meriah.

“Kalau dari Aceh Utara menuju Bener Meriah ia membawa barang dagangan, kemudian kalau balik ke Aceh Utara Ia biasanya membawa komoditi berupa pinang dan lainnya,” ungkapnya.

Hingga akhirnya, pihak keluarga kehilangan kontak dengan Hanifiah pada 12 Februari 2021 lalu.

Lalu pada 17 Februari 2021, pihak keluarga mendapat kabar bahwa jasad Hanafiah ditemukan dengan kondisi mengenaskan di kawasan pegunungan di Bener Meriah.

Polisi pun telah menangkap dua tersangka pembunuh ayah tiga anak tersebut.

Keduanya adalah JM alias UP (49) warga Kecamatan Mesidah Bener Meriah; dan AB Alias K (40) warga Kota Langsa.

“Terhadap pelaku, kami berharap agar dihukum dengan seberat-beratnya,” kata Yliadi.

“Kalau bisa dihukum mati, karena perbuatan mereka biadab sekali.”

Editor
Rubrik
Pidie Jaya-Ramadan

Komentar

Loading...