Keluarga Korban Pesawat Lion Air yang Berasal dari Aceh Gagal Berangkat ke Jakarta

Keluarga Korban Pesawat Lion Air yang Berasal dari Aceh Gagal Berangkat ke Jakarta
IST

BERITAKINI.CO | Keluarga di Muhammad Nasir salah satu penumpang pesawat Lion Air JT-610 yang berasal dari Kabupaten Aceh Selatan, Provinsi Aceh dikabarkan gagal berangkat ke Jakarta.

Seharusnya, orang tua Muhammad Nasir, Nuzaifah yang juga merupakan mantan Camat Bakongan Timur, Aceh Selatan itu berangkat ke Jakarta dari Kualanamu Medan pada pukul 11.00 WIB, Selasa (30/10/2018).

"Hari ini pesawat ayahanda M. Nasir seharusnya berangkat jam 11.00 WIB bertolak ke Jakarta menuju posko Halim Perdanakusuma, Jakarta. namun ditunda menjadi nanti malam" kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) Teuku Dadek.

Dadek mengungkapkan, kepergian keluarga korban ke Jakarta untuk memastikan kepulangan jenazah Muhammad Nasir.

"Kita juga sudah ditelepon sama Bapak Huzaifah untuk memastikan tentang upaya pemulangan jenazah anaknya," ungkapnya.

BPBA, tambah Dadek, akan terus mencari  tahu terkait adanya informasi warga Aceh yang menjadi korban pesawat Lion Air.

"Kita terus mencaritahu informasi terkait penumpang Lion Air JT 610 dan jika ada warga Aceh maka akan difasilitasi apa yang sepatutnya dilakukan," ujarnya.

"Kita terus pantau untuk mencari informasi lebih lanjut sehingga bisa menentukan langkah fasilitasi yang tepat dan pantas," tambah Dadek.

Muhammad Nasir diketahui bekerja di sebuah perusahaan medis di Jakarta dan berdomisili di Cianjur, Jawa Barat. Korban diketahui memiliki seorang istri dan satu anak.

Korban masuk ke dalam manifes pesawat naas itu. Diketahui korban sedang mendapat tugas ke Pangkal Pinang oleh perusahaan tempat dia bekerja.

Baca juga : Warga Aceh Selatan Jadi Korban Pesawat Jatuh Lion Air JT-610

Diberitakan sebelumnya, pesawat Lion Air boing 737 MAX 8 hilang kontak setelah lepas landas dari Bandara Internasional Soekarno Hatta menunju ke Pangkal Pinang pada pukul 06.20 WIB.

Tepat pada pukul 06.13 WIB pesawat yang membawa 189 orang penumpang itu hilang kontak dari menara kontrol dan dinyatakan jatuh di laut sebelah utara, Karawang, Jawa Barat. 

Rubrik
Sumber
RRI.CO.ID

Komentar

Loading...