Kelompok Tani di Pidie Tolak Bibit Bantuan DLHK Aceh

Kelompok Tani di Pidie Tolak Bibit Bantuan DLHK Aceh

BERITAKINI.CO, Sigli | Kelompok Tani Alue Kala 1, di Gampong Babah Juroeng, Kemukiman Lala, Kecamatan Mila, Kabupaten Pidie menolak bibit bantuan yang disalurkan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Aceh. Bibit tersebut dinilai tidak sesuai dengan spesifikasi yang diusulkan.

Abubakar Pakeh (51), anggota Kelompok Tani Alue Kala 1 mengatakan, bibit tersebut diantar ke lokasi perkebunan dua hari yang lalu.

"Total ada empat varian sebanyak 7.000 bibit yang diantar, tapi kami menolak menerimanya,” kata Abubakar Pakeh, Kamis (4/10/2018).

Abubakar mengaku dalam usulan ke provinsi, bibit yang diminta merupakan hasil pencangkokan atau melalui proses penyambungan.

Namun bibit yang dikirim malah dari hasil pembenihan.

"Bibit yang dikirim ini tingginya kurang dari 30-50 centimeter dan bukan dari hasil pencangkokan," ujar Abubakar.

Selain bibit terlihat mungil, sambung Abubakar, tidak ditemukan lembaran label sertifikasi yang menempel di batang bibit seperti pada umumnya.

"Biasanya, setiap bantuan benih ada label sertifikat," ujar Abubakar.

Amatan BERITAKINI.CO di lokasi, ratusan bibit durian, manggis, duku, dan rambutan masih menumpuk di salah satu sudut kebun warga.

Informasi yang dihimpun, bibit tersebut hasil pengadaan 2018 di DLHK Aceh dengan nama paket bibit pohon serba guna (MPTS).

Dilihat BERITAKINI.CO di laman LPSE Pemerintah Aceh, pengadaan menyedot duit senilai Rp 487 juta dari total pagu Rp 520 juta.

Rubrik

Komentar

Loading...