Bagaimana Nasib Laporan DPRA Soal Proyek MYC ke KPK?

Bagaimana Nasib Laporan DPRA Soal Proyek MYC ke KPK?

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Kontroversi proyek Multi Years Contract (MYC) sempat menyebabkan ketegangan antara Pemerintah Aceh dan DPRA.

Hingga pada September 2020 lalu, DPRA pun melapor ke KPK dan Mendagri. Lazimnya, setiap laporan akan mendapatkan balasan dari KPK.

Saat dikonfirmasi, salah satu anggota DPRA Irpannusir yang ikut mengantarkan laporan itu mengatakan belum mengetahui perkembangan laporan tersebut.

Lihat: DPRA Laporkan Soal Proyek Multi Years ke KPK dan Mendagri

"Kita tidak tahu ditindaklanjuti atau tidak, laporannya tidak kita cabut, hanya kita tinggal begitu saja," kata Irpannusir, Kamis (31/12/2020).

Irpannusir mengatakan, DPRA melaporkan hal itu karena menilai prosesnya tidak sesuai dengan regulasi yang ada.

"Dulu itu kita menolak dan melaporkan karena tidak dibahas bersama, ada proses penganggaran yang tidak sesuai," katanya.

Lihat: Empat Rekanan Pemenang Proyek Multi Years yang Terindikasi Tak Sesuai Prosedur

Namun saat ini, kata Irpannusir, DPRA tidak mempersoalkan lagi terhadap proyek MYC yang ditenderkan kembali oleh Pemerintah Aceh.

"Karena prosesnya sudah sesuai dengan fungsinya maka tidak ada persoalan lagi, jadi kita sudah anggap selesai persoalan itu," katanya.

"Tugas kita hanya melaporkan dan menyampaikan, ditindaklanjuti atau tidak itu bukan domain kita karena itu tupoksi mereka (KPK)."

Sebab, lanjut dia, fungsi DPRA hanya sebatas mengawasi saat ada yang tidak sesuai dengan regulasi.

"Fungsi kita kan mengawasi, kalau kira-kira sudah sesuai berarti kan tidak ada celah untuk kita berbuat macam-macam," terangnya. | Husaini Dani

Simak juga video tentang proyek multi years lainnya:

Rubrik

Komentar

Loading...