Kekeringan, Petani Minta Abusyik-Fadhlullah Tak Berpangku Tangan

Kekeringan, Petani Minta Abusyik-Fadhlullah Tak Berpangku Tangan
Persawahan di Pidie mengalami kekeringan

BERITAKINI.CO, Sigli | Masyarakat tani di Kabupaten Pidie meminta pemimpin baru Pidie segera mencarikan solusi untuk mengatasi kelangkaan air di wilayah itu.

Hal ini penting agar petani tak mengalami gagal panen.

Baca: 10 Kecamatan di Pidie Terancam Gagal Panen

Usman (45) petani asal Padang Tiji yang mengatakan, pemerintah tak boleh hanya berpangku tangan menyaksikan rakyatnya sedang mengalami masalah.

“Kami berharap pemimpin Pidie yang baru ini secepatnya merespon kelangkaan air bagi tanaman padi petani,” kata Usman, Sabtu (22/7/2017).

Seperti diketahui, sekitar ribuan hektar tanaman padi di Pidie terkena dampak kekeringan. Musim kemarau yang sedang berlangsung bahkan menyebabkan sejumlah sungai di Pidie juga mengalami penyusutan debit air yang sangat signifikan.

Wakil  Bupati Pidie Fadhlullah TM Daud mengatakan akan secepatnya melakukan koordinasi dengan dinas terkait serta pihak kecamatan dan meminta hasil pendataan mereka terhadap kawasan yang mengalami kekeringan.

“Nanti  kami akan melakukan koordianasi dengan pihak terkait dan akan mengambil tindakan cepat, kami juga tidak mau tanaman padi masyarakat terancam puso,” kata Fadhlullah.

Sejauh ini, kecamatan yang mengalami kekeringan meliputi Kecamatan Padang Tiji, Grong-grong, Pidie, Glumpang Baro, Glumpang Tiga, Mutiara, Simpang Tiga, Kembang Tanjong, Mila.

Namun tidak semua ladang pertanian di kawasan ini berdampak, maka diperlukan pemetaan secara komprehensif.(*)

Rubrik
Pidie Jaya-Ramadan

Komentar

Loading...