Kejari Pidie Jaya Bakal Tetapkan Tersangka Baru Korupsi Jembatan Pangwa

Kejari Pidie Jaya Bakal Tetapkan Tersangka Baru Korupsi Jembatan Pangwa

BERITAKINI.CO, Sigli | Kejaksaan Negeri (Kejari) Pidie Jaya menemukan adanya indikasi keterlibatan pihak lain dalam kasus korupsi proyek Jembatan Pangwa-Trienggadeng, Kebupaten Pidie Jaya, selain tiga orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka. 

Dalam waktu dekat, jaksa pun akan menetapkan tersangka baru dalam kasus tersebut.

Apalagi, kejaksaan telah menerima hasil Perhitungan Kerugian Keuangan Negara terkiat proyek jembatan rangka baja seharga Rp 12 miliar pada Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) itu.

“Kerugian negara mencapai Rp 400 juta berdasarkan audit BPKP,” kata Kajari Pidie Jaya melalui Kasi Pidana Khusus Wahyu Ibrahim, Selasa (6/4/2021).

Selanjutnya, kata dia, penyidik akan mempersiapkan proses penetapan tersangka yang akan diumumkan secepatnya.

"Insya Allah, secepat mungkin akan kita tetapkan tersangka baru," ujarnya. 

Sebelumnya, penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Pidie Jaya telah menetapkan rekanan dan dua orang tim pengawas proyek jembatan Pangwa-Trienggadeng, Pidie Jaya sebagai tersangka. 

Mereka masing-masing MAH selaku rekanan pelaksana pembangunan kontruksi jembatan sekaligus Dirut PT Zarnita Abadi, kemudian AZH dan Mur masing-masing rekanan pengawas dan pemilik CV Trikarya Pratama Colsuntan.

Para tersangka, diduga melanggar Pasal 2 ayat (1) dan Pasal 3 Undang-Undang RI nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Tindak Pidana Pemberantasan Korupsi.

Lihat: Geledah BPBA, Jaksa Angkut Satu Koper Besar Dokumen Barang Bukti

Selain itu, jaksa juga telah melakukan penggeledahan di kantor BPBA dan kantor salah satu perusahaan di Aceh Besar baru-baru ini.

Rubrik

Komentar

Loading...