Kejari Pidie Hibah 31 Ton BBM untuk Nelayan

Kejari Pidie Hibah 31 Ton BBM untuk Nelayan

BERITAKINI.CO, Sigli | Kejaksaan Negeri (Kejari) Pidie memilih menghibah barang-bukti sebanyak 31.335 liter Bahan Bakar Minyak (BBM) kepala kelompok nelayan di kabupaten tersebut.

Rencana awal, 31 ton lebih BBM jenis solar, premium dan minyak tanah oplosan tersebut akan dimusnahkan dengan cara dibakar di tempat lapang dan jauh dari pemukiman.

Numun upaya pemusnahan barang bukti tersebut tidak mendapat rekomendasi dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pidie, karena cairan BBM termasuk zat berbahaya.

"Rencana awal dibakar, tapi setelah kami koordinasi dengan DLH dan Dinas Kelautan, kami ambil kesimpulan untuk dihibah ke nelayan," kata Kajari Pidie melalui Kasi Pidum, Dahnir, Kamis (18/1/2021).

Barang bukti BBM tersebut sebelumnya disita dari tujuh perkara tindak pidana usaha niaga dan penyimpanan bahan bakar minyak tanpa izin dan sudah berkekuatan hukum tetap alias inkrah.

Para terdakwa dituntut dengan Undang-Undang RI Nomor 22 Tahun 2001 Tentang Minyak dan Gas Bumi dengan pidana penjara mulai satu hingga 1,6 tahun penjara, dan denda mulai Rp 3 juta hingga Rp 5 juta.

Rubrik

Komentar

Loading...