Kebakaran Lahan Belum Tertangani di Aceh Barat

Kebakaran Lahan Belum Tertangani di Aceh Barat

BERITAKINI.CO, Meulaboh | Kebakaran hutan terjadi di sejumlah kecamatan di Aceh Barat. Kebakaran tersebut telah menyebabkan kabut asap sehingga dikhawatirkan dapat mengganggu kesehatan masyarakat di sana.

Kebakaran hutan itu sesungguhnya sudah berlangsung sejak seminggu terakhir. Namun, api belum berhasil dipadamkan sepenuhnya, bahkan kecenderungan semakin meluas.

Kepala Badan Penangulangan Bencana (BPBD) Aceh Barat T Syahluna Polem menyebutkan, sejumlah titik api terlihat di Gampong Leuhan dan Gampong Blang Beurandang, Kecamatan Johan Pahlawan.

Sedangkan di Kecamatan Kaway IXV dan Meureubo, meliputi, Gampong Meunasah Buloh, Gampong Peunia dan Gampong Peunaga Cut Ujong. Sementara di Kecamatan Samatiga, yakni Gampong Suak Geudeubang.

Syahluna Poleh mengatakan, belum diketahui persis penyebab kebakaran tersebut, namun ada dugaan peristiwa itu dipicu oleh oknum warga yang membuka lahan dengan cara membakar.

Lebih lanjut Syahluna mengatakan, untuk memadamkan api, pihaknya sudah mengerahkan sejumlah armada pemadam kebakaran dan pemantauan dari udara dengan drone milik BPBD.

Selain itu, pihaknya juga mengirimkan bantuan mesin pompa air dan petugas damkar BPBD untuk melakukan koordinasi dengan lintas sektor.

Beberapa titik api, kata Syahluna, berhasil dipadamkan setelah.

Sementara informasi yang dihimpun, Satelit Terra dan Aqua mendeteksi 23 titik api (hotspot) di wilayah Kabupaten Aceh Barat.

Prakirawan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Meulaboh, Angga Yudha, di Nagan Raya menuturkan satelit juga mendeteksi 22 titik api berada di wilayah Kabupaten Nagan Raya.

"Untuk dua kabupaten itu (Aceh Barat dan Nagan Raya) ditemukan 45 titik api hingga Minggu malam atau pukul 22.00 WIB," katanya seperti diberitakan Antara, Senin (23/10/2017).

Angga Yudha menjelaskan, sebaran titik api di Kabupaten Aceh Barat terkosentarsi di delapan kecamatan, yakni Kecamatan Meureubo, Johan Pahlawan, Samatiga, Kaway XVI, Arongan Lambalek, Woyla Barat, Woyla Timur dan Panton Reu.

Sementara di wilayah Kabupaten Nagan Raya ditemukan pada empat kecamatan seperti Kecamatan Kuala, Tadu Raya, Beutong dan Darul Makmur, namun hingga kini data luasan total hutan dan lahan gambut yang terbakar itu belum kongkrit.(*)

Rubrik

Komentar

Loading...