Kata Nova Soal Rencana Perpanjangan Operasional Perbankan Konvensional di Aceh

Kata Nova Soal Rencana Perpanjangan Operasional Perbankan Konvensional di Aceh

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Gubernur Aceh Nova Iriansyah mengatakan Pemerintah Aceh tidak sedang merencanakan merevisi Qanun Nomor 11 Tahun 2018 Tentang Lembaga Keuangan Syariah (LKS).

Sebaliknya, dia mengaku hanya mengkaji waktu atau timing yang tepat untuk penerapannya.

“Saya sebagai gubernur kan harus memperhatikan semua aspirasi, bahwa qanun sudah saya tandatangani tahun lalu, dan harus berlaku pada Januari 2022. Tapi kemudian ada wacana dari kalangan masyarakat, termasuk pengusaha, soal waktu yang tepat tentang penerapannya,” kata Nova saat ditemui di Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh, Senin (28/12/2020).

Menurut Nova, wacana tersebut diakomodir lebih dulu, sebelum nanti dibahas dengan stakeholder terkait.

“Kita coba lempar ke publik, ke akademisi, ahli-ahli, nanti kita lihat lagi,” katanya.

“Tapi yang utama dari qanun itu adalah bagaimana lembaga-lembaga keuangan benar-benar masuk dan siap ke era syariah.”

Pada dasarnya, sebagai gubernur, Nova mengatakan sepakat dengan qanun tersebut.

“Itu yang paling penting. Hanya saja kapan kita siap menerapkannya, itu saja yang sedang kita rencanakan,” katanya.

“Jadi bukan mau mementahkan Qanun LKS. Tinggal timingnya, mudah-mudahan 2020, tapi kalau belum siap, kita bahas lagi.”

Nova kembeli menegaskan bahwa tidak ada rencana revisi qanun tersebut.

“Yang kita wacanakan itu memastikan pemberlakuannya kapan?”

Seperti diketahui, isu revisi Qanun LKS tersebut telah mencuat sejak beberapa hari terakhir setelah sebelumnya beredar konsep surat Gubernur Aceh ihwal permohonan perpanjangan operasional perbankan konvensional di Aceh.

Dalam surat yang sepertinya akan ditujukan kepada DPRA tersebut juga memuat pengakuan bahwa Pemerintah Aceh akan segera melakukan kajian akademis dan mengajukan perubahan Qanun Nomor 11 Tahun 2018 tentang LKS tersebut ke DPRA. | Rio Syahrany

Rubrik

Komentar

Loading...