Kata KPPU Soal Laporan Dugaan Persekongkolan Penetapan Pemenang Tender Proyek MYC

Kata KPPU Soal Laporan Dugaan Persekongkolan Penetapan Pemenang Tender Proyek MYC

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | KPPU Perwakilan Medan menyatakan telah menerima laporan terkait dugaan persekongkolan tender paket Multi Year Contract (MYC) Pemerintah Aceh.

Kepala Kanwil I KPPU, Ramli Simanjuntak mengatakan, masih akan melakukan klarifikasi serta konfirmasi atas laporan tersebut.

“Apa pasal yang dilanggar, bagaimana kronologisnya dan yang utama harus ada bukti awalnya,” kata Ramli, saat dikonfirmasi lewat telepon seluler, kemarin.

KPPU, kata Ramli, akan memeriksa kelengkapan laporan tersebut, seperti bukti awal, juga keterangan saksi dan petunjuk.

Jika memang dinilai cukup, lanjut Ramli, maka akan dilanjutkan ke tahap penyelidikan.

“Sebaliknya, kalau tidak ada buktinya ya kita stop. Atau jika memang unsurnya bukan kasus persaingan usaha, bisa jadi kasus korupsi pidana pelanggaran. Makanya di KPPU akan diteliti dulu apakah antara pelaku usaha itu KKN atau apa tapi harus ada bukti awal,” jelasnya.

Untuk proses klarifikasi itu, kata Ramli, dibutuhkan waktu sekira 14 hari, dan bisa diperpanjang bila dianggap perlu.

“Kalau sudah lengkap, lalu digelar (perkara) dan jelas baru komisi akan memerintahkan ke tahap penyelidikan. Itu membutuhkan waktu untuk pertama 60 hari baru kalau memang hasilnya itu jelas, ada bukti minimal dua alat bukti bisa masuk ke persidangan dan dipersidangan ada lagi waktunya 60 + 30 hari dan bisa diperpanjang 30 hari lagi,” katanya.

Adapun sanksi jika terbukti terjadi persaingan tidak sehat, lanjut Ramli, berbentuk administratif dengan denda dan blacklist.

Rubrik

Komentar

Loading...