Kata Ketua DPRK Banda Aceh Soal Pembentukan Alat Kelengkapan Dewan

Kata Ketua DPRK Banda Aceh Soal Pembentukan Alat Kelengkapan Dewan
Ketua DPRK Banda Aceh Farid Nyak Umar

Banda Aceh | Alat Kelengkapan Dewan (AKD) merupakan instrumen penting pendukung kerja-kerja legislatif. Itulah sebabnya, salah satu agenda mendesak bagi DPRK Banda Aceh adalah pembentukan AKD tersebut.

Ketua DPRK Banda Aceh Farid Nyak Umar mengatakan, AKD akan dibentuk dalam waktu dekat.

Dewan, kata Farid, saat ini masih menunggu hasil konsultasi Peraturan Tatib Anggota DPRK Banda Aceh dari Biro Hukum Setda Aceh.

“Saya dapat informasi Rabu sudah turun hasil evaluasinya,” kata Farid di gedung DPRK Banda Aceh usai pengambilan sumpah janji pimpinan definitif DPRK Banda Aceh Periode 2019- 2024, Selasa (8/10/2019).

Jika hasil evaluasi itu diterima sesuai jadwal, kata Farid, maka pada Kamis mendatang, Peraturan Tatib tersebut akan diparipurnakan.

“Lalu kita lanjutkan pemilihan dan pembentukan AKD,” katanya.

Farid mengatakan, pembantuk AKD memang penting karena telah menanti sederet agenda antara lain, pembahasan anggaran dan pembahasan sejumlah rancangan qanun lainnya.

“Salah satu yang paling prioritas adalah pembahasan Rancangan Anggaran Perbelanjaan dan Belanja Kota (RAPBK) Banda Aceh 2020, dan ini memutuhkan Badan Anggaran, salah satu Alat Kelengkapan Dewan,” katanya.

Adapun mekanisme penempatan anggota DPRK dalam susunan alat kelengkapan dewan, kata Farid, melalui usulan fraksi-fraksi di DPRK Banda Aceh.

Rubrik

Komentar

Loading...